• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KAB. CIREBON

Diduga Telantarkan Pasien Bayi Hingga Meninggal, RS Mitra Plumbon CirebonTerancam Ditutup

12 October
22:06 2017
0 Votes (0)

KBRN,Cirebon: Rumah Sakit (RS) Mitra Plumbon Kabupaten Cirebon terancam ditutup menyusul terjadinya kasus dugaan menelantarkan pasien yang mengakibatkan pasien – bayi baru lahir meninggal dunia.

Demikian antara lain hasil rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, setelah melakukan investigasi ke RS tersebut serta serangkaian pertemuan dan rapat dengan unsur profesi seperti IDI, IDAI dan POGI.

Keputusan rekomendasi itu disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hajjah Enny Suaheni dalam jumpa pers di kantornya, Selasa (10/10/2017).

“Setelah tim investigasi dan beberapa kali pertemuan kemudian marathon mengadakan rapat bersama unsur profesi seperti IDI, IDAI serta POGI, telah menghasilkan 10 point rekomendasi diantaranya merestrukturisasi personil manajemen rumah sakit dan rekomendasi penghentian operasinal rumah sakit ,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Hj Enny Suaheni.

Disebutkan, 10 rekomendasi itu harus segera ditindaklanjuti, meliputi RS harus merestrukturisasi personil manajemen alam hal ini mengganti direktur RS, Wadir administrasi umum dan keuangan serta pelayanan medis, kemudian  merestrukturisasi komite medik dan membentuk dewas pengawas RS.

“Jika rekomendasi itu tidak segera dilaksanakan, maka Dinas Kesehatan Kab Cirebon akan merekomendasikan penghentian operasional RS,” tegasnya.

Rekomendasi lainnya, RS tersebut tidak diperbolehkan meminta uang muka terhadap pasien yang dirawat di rumah sakit, memperbaiki system penyampaian informasi dan komunikasi yang jelas dan mudah dipahami pasien dan keluarga pasien serta melakukan sinergi dengan dinas kesehatan.

“Dalam kasus pasien bayi yang meninggal itu, RS juga harus mengembalikan seluruh biaya perawatan yang dikeluarkan pihak keluarga pasien sesuai bukti pembayaran,” ujarnya.

Terkait Rumah sakit tidak dibolehkan meminta uang muka, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon memberlakukan keputusan tersebut untuk seluruh pasien baik itu BPJS maupun non BPJS

Sementara Direktur Rumah Sakit Mitra Plumbon, Dokter Hery Septianto mengatakan pihaknya akan mematuhi dan melaksanakan regulasi yang ditetapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.

“Kami akan melaksanakan rekomendasi tersebut dan mematuhi regulasi dari Dinas Kesehatan,” imbuhnya. (Yulianti)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00