• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Kasus Jiwasraya Harus Segera Dituntaskan

23 January
06:22 2020

Oleh: Widhie Kurniawan, Redaktur Senior RRI KBRN, Jakarta : Kasus jiwasraya memang harus diungkap secara tuntas. Sampai saat ini masih sangat sedikit pemahaman soal kasus Asuransi Jiwasraya. Kejaksaan Agung memandang soal Kasus Jiwasraya terkait penempatan investasi yang salah dan tidak hati-hati. Ada Rp14 triliun dana investasi yang dinilai diinvestasikan tidak hati-hati. Setidaknya itu yang diungkap oleh Jaksa Agung Burhanudin ST. Penempatan Rp14.9 triliun menurut Jaksa Agung ditempatkan dalam investasi reksa dana yang dikelola manager berkinerja buruk. Bila ini yang menjadi fokus, maka kesalahan seluruhnya ada pada jajaran pimpinan Asuransi Jiwasraya. Pemeriksaan, pencekalan, penyidikan dan penetapan tersangka adalah wilayah kerja Kejaksaan Agung. Sementara, di luar, pembicaraan sangat beragam. Ada sejumlah pihak mengaitkan dengan dukungan dana bagi aktivitas politik. Di sini tampaknya akan menjadi wilayah yang terus bergulir. Namun Presiden Joko Widodo menyebut Kasus Jiwasraya sudah terjadi 10 tahun lalu. Artinya, itu terjadi pada zaman Presidennya Soesilo Bambang Yudhoyono. Bola panas ungkapan Presiden Joko Widodo akhirnya bergulir makin liar, karene anggota Partai Demokrat, Syarif Hasan menjadi tersinggung. Ia menilai Presiden Joko Widodo mencari kambing hitam. Karena itu, pembentukan Pansus Asuransi Jiwasraya oleh DPR menjadi relevan, apalagi Jiwasraya adalah perusahaan negara. Badan Pemeriksa Keuangan juga perlu terlibat dalam mengungkap kasus ini secara terang benderang. Ini harus diungkap tuntas namun juga yang perlu dikawal adalah pembayaran uang nasabah.Ada Rp12 triliun yang gagal bayar. Uang siapa yang digunakan untuk membayar uang nasabah ? ini tidak kecil. Jangan sampai kementerian BUMN menambah penyertaan modal negara di Asuransi Jiwasraya untuk bayar utang. Tidak rela rakyat harus menanggung kesalahan yang disebabkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Tentang Penulis

Tsalisa Nur Aini

Tsalisa 

00:00:00 / 00:00:00