• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pidato Kenegaraan Presiden Dihadapan Anggota DPD dan DPR RI Periode 2014 - 2019

16 August
11:57 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Pagi ini, seluruh warga bangsa akan mendengarkan Pidato terakhir Presiden Joko Widodo untuk periode jabatan 2014-2019. 

Bagi Presiden Joko Widodo, selama lima tahun ke depan, tetap akan berpidato ditempat yang sama, dalam posisinya sebagai Presiden periode 2019.- 2024. Sedangkan bagi para anggota DPD dan DPR RI, sidang kali ini juga menarik, karena sebagian ada yang terpilih kembali, dan sebagian harus mengakhirinya pada periode ini.

Suasana pagi ini semacam perpisahan, namun juga menjadi awal periode masa bhakti mendatang. Sebagai pidato pamungkas periode pertama berisi laporan kinerja Presiden dan lembaga negara lainnya, maka di dalam pidato kenegaraan serta pengantar nota keuangan dan RAPBN 2020, pidato Presiden Joko Widodo kali ini menjadi sangatlah  penting.

Khalayak luas perlu mendengarkan dan menyimak secara utuh pidato Presiden. Hal ini perlu, agar mengetahui, apa yang telah dicapai dan akan dilakukan Presiden lima tahun ke depan, akan tampak dalam pidato nanti.

Memang saat ini Joko Widodo masih menjadi Presiden 2014-2019, akan tetapi beliau juga Presiden terpilih periode 2019 – 2024. Disinilah salah satu titik pentingnya.

Soal kepastian pindah ibukota misalnya, akan tergambar dalam pidato maupun pengantar nota keuangan. Publik menunggu kepastian ibukota pindah dan ke mana pindahnya. Kemudian juga perlu diketatahui, dari mana anggaran untuk pindah ibukota, yakni apakah dari utang, obligasi atau penjualan dan ruislag kantor-kantor pusat pemerintah di Jakarta untuk biaya bikin kantor baru di kalimantan.?

Kepastian itu, setidaknya akan tampak dalam anggaran yang dialokasikan mulai tahun depan. Selain itu, khalayak luas juga perlu tahu, apa fokus pemerintahan jilid dua Presiden Joko Widodo melalui alokasi RAPBN 2020, yakni seberapa besar komitmen penguatan SDM unggul dan seberapa besar  alokasi tetap infrastruktur. Infrastruktur memang sudah berkembang, namun masih ada yang perlu dilanjutkan. Soal Ekonomi juga penting.

Salah satu hal sorotan dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo pada jilid pertama adalah tidak cepatnya pertumbuhan ekonomi, merosotnya nilai rupiah dan defisit neraca perdagangan. PR ini serius dan harus tuntas pada periode mendatang.

Mari kita dengarkan dan simak Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo hari ini, karena ini sangat penting.

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00