• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Gugatan Polusi Udara Jakarta

2 August
15:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kasihan sekali Presiden Republik Indonesia yang sampai harus mengurusi hal-hal teknis di negeri ini.  Baru baru ini,  Presiden Joko Widodo diikutkan dengan urusan Baiq Nuril soal pelanggaran Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE), sampai ke Amnesty segala.  

Kemudian muncul lagi kasus Dokter Gigi Romi yang batal jadi PNS. Gegara batal jadi PNS,  lapor juga ke Presiden. Tim Presiden pun menyambut dokter gigi tersebut.   Terakhir,  Presiden digugat soal polusi udara di Jakarta dan semitranya. Padahal itu urusan Gubernur Jakarta, Gubernur Jawa barat dan Gubernur Banten.  

Memang luar biasa tugas Presiden Indonesia.  Soal poluai udara yang digugat koaliai LSM,  memang layak untuk dipersoalkan. Kita dukung hal ini,  sebab kualitas udara di Jakarta sangat tidak sehat, karena sudah mencapai angka seratus lebih.
 

Ada sejumlah tempat di Jakarta yang paling parah dan tidak sehat kualitas udaranya,  yakni Mangga Dua Selatan,  Pejaten Barat, kawasan Pegadungan,  Rawamangun,  dan bahkan sekitar Gelora Bung Karno pun tidak sehat untuk kelompok sensitif.   Sedangkan yang udara sehat  hanya sedikit wilayah,  antara lain di Kemayoran.  Itu data AirVisual yang dikutip tempo.co kemarin. Artinya,  bila ingin hidup sehat, tinggal,  beraktifitas dan bekerja di kawasan kemayoran saja.  

Namun menteri KLHK Siti Nurbaya bilang,  kualitas udara Jakarta relatif sedang dan masih ambang baik. Indonesia pun secara umum baik,  kata bu Menteri di Jakarta Concention Centre 11 Juli lalu.  

Nah,  bila ada penilaian dan pengukuran berbeda,  maka biar Pengadilan yang memutuskan. Namun bagi publik khalayak luas warga Jakarta dan sekitarnya, secara umun kondisi udara Jakarta memang makin panas dan tidak segar udaranya.  

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan memang tidak optimal mengelola Jakarta. Pohon ditebang di mana-mana atas nama pembangunan. Ruko-Ruko seenaknya menebang pohon untuk masuk parkir mereka. Dan itu pun setujui Pemda DKI.  

Gubernur Anis Baswedan memang tidak punya keberpihakan terhadap lingkungan di Jakarta. Jadi,  kalau LSM mau bikin gugatan,  fokus saja ke Gubernur DKI Jakarta, dan jangan ke Presiden. (Foto : Antara)

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00