• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Kegagalan Kominfo Memantau Konten Negatif di Kanal YouTube

29 July
08:53 2019
3 Votes (2.3)

KBRN, Jakarta : Komentar RRI, Senin (29/7/2019) menyoroti kegagalan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam memantau konten negatif di kanal YouTube, salah satunya adalah konten yang dibikin Kimi Hime.

Kinerja Kementerian Komunikasi dan Informatika ternyata cukup memprihatinkan khususnya terkait penegakan aturan pada kanal media sosial. Salah satu contoh kinerja yang tidak mumpuni adalah terus dapat diaksesnya konten KIMI HIME pada kanal Youtube. Kanal Youtube adalah bagian dari wewenang dan tanggung jawab Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dapat dibayangkan, konten yang dibikin oleh Kimberly Khoe alias KIMI HIME itu dapat diakses oleh jutaan orang sejak beberapa waktu lalu melalui Youtube, sampai sekarang. Jutaan orang berarti telah teracuni otak dan pikirannya oleh penampilan Kimberly Khoe yang tidak sesuai budaya Indonesia. Baru setelah ditegur oleh Komisi I DPR dalam RDP pekan lalu, dilakukan tindakan terhadap konten Kimi Hime.

Hal yang memprihatinkan, Kominfo tidak aktif memantau kanal Youtube. Selain Kimi Hime, masih ada konten Ai Melody, Lola Zeita, Kameaam, juga ada Ying Tze asal Indonesia yang seperti disengaja memamerkan bagian tubuh tertentu. Ini bukan konten budaya yang pada momen tertentu memang tampak terbuka, tetapi tampilan yang sengaja dibuka.

Menurut Jubir Kementerian Komunikasi dan Informatika, ada pelanggaran pasal 27 ayat 1 UU ITE yang mengatur ini, karenanya KIMI HIME alias Kimberly Khoe harus segera ditangkap dan diproses hukum. Selain KIMI HIME, nama-nama Lola Zeita, atau Kameaam juga harus segera dipantau atas dugaan pelanggaran Kesusilaan. Perilaku yang dilakukan oleh mereka difasilitasi oleh YouTube.

Oleh karena itu, pihak Youtube juga harus segera diproses hukum. Benar atau salah, biar diluruskan pengadilan. Pelanggaran kesusilaan dalam konten Youtube nyatanya masih banyak lagi, dan ini sesungguhnya merupakan ancaman bagi orang Indonesia, sebab otak dan pikirannya telah dikacaukan oleh konten asusila pada kanal Youtube.

Karena itu, ada baiknya bila Kanal YouTube juga disuspend seperti Kominfo membatasi jejaring WA dulu. Pada satu sisi, Youtube memang ada manfaatnya, tetapi pada sisi lain, potensi untuk merusak pikiran orang Indonesia dengan sajian sejumlah konten yang mengarah asusila. Kominfo tidak boleh takut, dan harus berani bertindak demi masa depan bangsa. Sajian konten asusila adalah bahaya besar bagi bangsa ini, setara dengan terorisme dan radikaliame. Ini harus segera dicegah. (Widhie K)

Tentang Penulis

Munjir Permana

Editor

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00