• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Kasus Nunung, Direhabilitasi atau Dijatuhi Sanksi Sosial

23 July
09:18 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Tri Retno Prayudati alias Nunung yang berprofesi sebagai pelawak dan suaminya Jan Sambiran, sudah pasti harus dihukum dengan berat. Keduanya ditangkap polisi beberapa hari lalu di rumah mereka,  kawasan Tebet,  Jakarta Selatan. 

Nunung alias Tri Retno Prayudati,  perempuan asal Sumber,  Surakarta tersebut,  kedapatan memiliki sabu di rumahnya dan dirinya positif menggunakan sabu tersebut bersama suaminya. Ia mengakui menggunakan sabu untuk menjaga performa penampilan dan stamina. Artinya,  ia tahu dan secara sadar memggunakan narkoba. Selain itu,  konsumsi ini sudah dilakukan lebih dari satu kali. 

Penerapan terhadap Nunung dan suaminya harus tegas,  yakni mulai sanksi hukum hingga sanksi sosial. Selama ini,  banyak artis kedapatan mengkonsumsi narkoba, lalu kemudian mendapat rekomendasi untuk direhabilitasi. Kendati sebenarnya mereka ditahan atas kasus pidananya,  namun hal yang lebih terungkap adalah proses rehabilitasinya. Kondisi ini tidak menguntungkan bagi upaya penegakan hukum dan pemberantasan narkoba.  

Sanksi Pidana jelas harus diterapkan berat,  karena Nunung adalah publik figur yang kerap muncul di televisi dan media massa. Seorang publik figur,  tidak jarang adalah panutan. Apabila Nunung hanya menjalani proses hukum ringan dan direkomendasi untuk rehabilitasi,  maka akan membuat banyak orang semakin berani menggunakan Narkoba. Sedangkan sanksi sosial harus pula diterapkan,  agar menimbulkan kejeraan di tengah masyarakat,  yakni,  bila ada publik figur yang mendapat sanksi sosial, maka diharapkan,  tidak banyak artis berani memggunakan narkoba,  apapun alasannya. 

Pemberian sanksi hukum dan sanksi sosial sangat penting, agar generasi mendatang,  termasuk anak anak,  remaja dan dewasa paham bahwa ada hukuman bila menggunakan narkoba. Menyelematkan generasi mendatang,  jauh lebih penting dari seorang Tri Retno Prayudati.

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00