• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ruang Publik

Satu Korban Kecelakaan Pelayaran di Yapen,Ditemukan Meninggal Dunia

17 January
15:27 2020
0 Votes (0)

KBRN,Biak: Operasi SAR gabungan yang dilakukan sejak tanggal 10 Januari 2020 dengan melibatkan potensi SAR berasal dari Tim SAR Kansar Biak,personil Polair Polres Biak, Lanal Biak,Polair Polsek Dawai ,RAPI Biak dan personil Pos SAR Serui serta pihak keluarga membuahkan hasil,korban atas nama Yan Rewaki (30 tahun) ditemukan pada hari Kamis (16/1/2020) sekitar pukul 17.00 wit

Menurut Kepala Kantor SAR Biak,Melkianus Kotta,SAR Biak menerima informasi dari Kapolsek Dawai ditemukan mayat pada Kamis malam, selanjutnya jumat pagi (17/1/2020) Tim SAR gabungan  mengevakuasi korban dari  lokasi kejadian di  Tanjung Andey menuju Biak dan memastikan mayat tersebut atas nama Yan Rewaki.

“Kami menerima informasi dari Kapolsek Dawai bahwa ditemukannya mayat laki-laki di sekitar Tanjung Andey,Kepulauan Yapen dan selanjutnya kami perintahkan Kasi Operasi SAR dan tim pada jumat pagi pukul 05.30 Wit melakukan pengecekan ke lokasi bersama tim yang standby di Dawai serta pihak keluarga dan  dokter yang dibawa keluarga,kemudian melakukan indentifikasi korban dan dievakuasi ke Biak,”ujar Melkianus Kotta di Biak,Jumat (17/1/2020)

Melkianus menambahkan dengan ditemukannya satu korban kecelakaaan pelayaran tersebut, operasi SAR dinyatakan ditutup.

“Operasi SAR gabungan sempat ditutup pada hari Kamis (16/1/2020) namun kemudian berkoordinasi dan dibuka kembali hari ini, setelah itu menunggu  tim dari Dawai tiba Biak maka pelaksanaan operasi SAR ditutup,”tuturnya 

“Saya menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang ada di Biak maupun diYapen  serta keluarga korban yang telah bersama-sama melakukan pencarian korban,”imbuhnya

Jenazah korban Yan Rewaki selanjutnya dibawa pihak keluarga untuk diproses visum di RSUD Biak,jumat siang.

Sebelumnya kecelakaan pelayaran terjadi pada perahu bermesin 15 PK pada tanggal 10 Januari 2020 sekitar  pukul 13.15 wit saat kapal baru bergerak sekitar 50 meter dari garis pantai kemudian  gelombang tinggi sekitar 3 meter  menghantam lambung kanan perahu yang menyebabkan keempat orang penumpang dan muatan buah matoa terlempar keluar dari perahu, tiga orang diantaranya berhasil diselamatkan namun satu orang lainnya atas nama  Yan Rewaki hilang dan dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00