• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

KPPN Biak Numfor Harap Satker Laksanakan Kegiatan Lebih Awal di Tahun 2020

9 January
20:52 2020
4 Votes (4.8)

KBRN,Biak: Sebanyak  56 satuan kerja (satker) pengguna alokasi  APBN di Kabupaten  Biak Numfor dan Supiori yang telah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2020 yang  diserahkan  KPPN Biak pada Desember 2019 lalu dan  selanjutnya diharapkan para satker melakukan kegiatan yang dibiayai APBN sebesar alokasi pada DIPA tersebut.

“Ada 12 indikator penilaian berdasarakan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA)  untuk memperlihatkan apakah manajemen keuangan  di satker itu telah dilakukan dengan baik atau tidak, jadi kami tidak hanya melihat sebatas realisasi saja,”ujar Kepala KPPN Biak,Okalaksana melalui Dialog Pojok Keuangan RRI Biak, Kamis ( 9/1//2020)

“Hasil evaluasi penggunaan APBN tahun 2019 di KPPN Biak,nilai akhirnya,cukup memuaskan dengan pencapaian 93,89 dari skala 100, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya 92, meski demikian masih terdapat beberapa dari 12 indikator IKPA yang perlu dtingkatkan lagi dari para satker di tahaun 2020 diantaranya ada kesalahan Surat Perintah Membayar(SPM ), penyampaian data kontrak dan halaman III DIPA,”tuturnya.

“Kami berharap setiap satker baik kecil maupun besar memiliki nilai yang bagus mencapai 95 sesuai target KPPN dan dari hasil kinerja manajemen pengelolaan keuangan satker, kami memberikan sertifikat sebagai motivasi atau mendorong satker untuk berlomba-lomba mencapai nilai 95  tersebut,”kata Okalaksana.

Sementara terkait APBN tahun 2020 untuk satker instansi vertikal Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori  mencapai Rp.939 M dari  jumlah sebesar Rp 941 M di tahun sebelumnya atau turun 0,15 persen,sedangkan DAK Fisik dan Dana Desa  mencapai Rp582 M dari Rp 563 M di tahun 2019 atau naik 3,47 persen.

KPPN juga akan menggelar Focus Group Discussion (FGD)  di awal tahun ini dan pertengahan tahun bersama satker di Biak Numfor dan Supiori.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00