• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

H+6 Tahun Baru,Harga Ikan di Biak Masih Tinggi

6 January
15:06 2020
0 Votes (0)

KBRN,Biak:Harga ikan di pasar ikan Fandoy,Kabupaten Biak Numfor Papua,hingga H+6 tahun baru 2020  masih tinggi diakibatkan kondisi cuaca ekstrem, angin dan tingginya gelombang laut.

Salah satu penjual ikan Waode yang bersuamikan nelayan mengakui meski cuaca tidak menentu namun tetap melaut dengan hasil tangkapan ikan tidak maksimal dan berdampak pada tingginya harga ikan yang dijual.

“Cuaca memang angin dan gelombang yang cukup tinggi,tapi suami saya tetap melaut setiap hari meski tidak lama bertahan dan hasil tangkapan tidak banyak seperti pada saat cuaca normal sehingga hasil tangkapan dijual di pasar berkisar Rp 100.000,Rp 150.000 hingga Rp 200.000 per ekor untuk ukuran sedang,yang biasanya dijual setengah dari harga tersebut,”ujar Waode Ilham di Biak,Senin (6/1/2020)

Sementara Edward,salah satu pembeli mengeluhkan harga ikan yang masih melambung di pekan pertama  tahun 2020.

“Harga ikan tinggi semenjak memasuki hari Natal dan tahun baru,untuk jenis ikan cakalang ukuran kecil yang biasanya Rp50.000  per empat ekor sekarang menjadi Rp100.000,sementara untuk ukuran sedang dan besar per ekor dengan harga Rp70.000-Rp80.000 naik hingga Rp150.000,tapi mau bagaimana lagi karena anak-anak di rumah senang makan ikan dibanding ayam,mereka cepat bosan,”kata Edward

Hal yang sama dikatakan Nimbrot,usai membeli ikan jensi ekor kuning sebanyak empat ekor dengan harga Rp 400.000.

“Saya dari Timika dan saat ini rumah masih dalam susana tahun baru sehingga keluarga besar sedang kumpul dan semua ingin makan ikan asal Biak yang terkenal segar,jadi saya tadi membeli empat ekor ikan jenis ekor kuning,”tutur Nimbrot.

Pantauan RRI,hingga Senin sore tidak banyak penjual ikan yang berjualan di pasar ikan Fandoy Biak. 

Sebelumnya Kepala BMKG Biak Agung Luwi Prasaja menyebutkan kondisi cuaca selama sepekan berpotensi terjadinya hujan ringan hingga sedang pada pagi,siang dan dini hari serta tingginya gelombang laut.

“Kondisi cuaca Biak sepekan mendatang terhitung 7 Januari 2020 berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang pada pagi,siang  dan malam dini hari,yang disebabkan karena adanya daerah sirkulasi angin tertutup atau disebut “Eddy” di Samudera  Pasifik di sebelah  utara Papua dan  belokan angin di atas Papua. Sedangkan untuk kondisi angin,perlu diwaspadai terjadinya angin kencang yang disebabkan oleh aktifitas konvektif pada skala lokal,”ujar Agung Luwi

“Peringatan dini untuk mewaspadai tinggi gelombang 2-hingga 3 meter berpotensi terjadi di perairan  utara Biak,”pungkasnya

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00