• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KESRA - SOSBUD

Optimalisasi Penerimaan Pajak,KPP Pratama Biak dan Pemda Dogiyai Teken Mou

4 December
20:21 2019
0 Votes (0)

KBRNI,Biak: Kantor Pajak Pratama (KPP) Pratama Biak melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) tentang Koordinasi, Konsolidasi, dan Harmonisasi dengan  Pemerintah Kabupaten Dogiyai dan penandatangan PKS tersebut oleh Bupati Kabupaten Dogiyai Yakobus Dumupa dan Kepala Kantor KPP Pratama Biak.Kadek Satria Wibawa, di aula KPP Pratama,jalan Adibai Biak,Rabu (4/12/2019)

KPP Pratama Biak, merupakan sebuah unit vertikal Direktorat Jenderal (DJP) memiliki wilayah kerja sebanyak enam kabupaten yaitu Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen, Waropen, Nabire, dan Dogiyai. 

Salah satu bentuk kerjasama DJP dengan ILAP (Instansi, Lembaga, Asosiasi, dan pihak lain) adalah program Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) dan program tersebut sudah berjalan di beberapa kota/kabupaten yang tersebar di seluruh Indonesia sejak Tahun 2018. Hal ini merupakan bentuk sinergi DJP dengan Kementerian Dalam Negeri yang dalam pelaksanaannya dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Pemerintah Kota/Kabupaten berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Pajak setempat. Hal tersebut dilakukan untuk mendongkrak angka penerimaan dan kepatuhan Wajib Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak, Kanwil DJP Papua dan Maluku, melalui unit vertikalnya KPP Pratama Biak memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut karena merupakan salah satu bentuk kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah

Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dalam pemenuhan kewajiban perpajakan dengan baik dan benar, dalam rangka penggalian potensi pajak sebagai sumber dana utama APBN dan APBD.

“Adapun bentuk kerjasama antara Pemda Kabupaten Dogiyai dan Direktorat Jenderal Pajak yang telah disepakati ini meliputi kegiatan sosialisasi, bimbingan, konsultasi, pengawasan, koordinasi, konsolidasi, harmonisasi, pertukaran data/informasi, evaluasi, dan kegiatan lain yang muaranya diharapkan akan meningkatkan kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan Wajib Pajak di wilayahPemerintah Kabupaten Dogiyai,"tutur Kadek Satria Wibawa.

“Melalui  sinergi yang baik dan aktif antara Pemda Kabupaten Dogiyai dan Direktorat Jenderal Pajak diharapkan target penerimaan pajak 2019 yang pada intinya merupakan tanggung jawab bersama dari para pemangku kepentingan dapat tercapai, sehingga mampu meningkatkan pembangunan di daerah melalui bentuk-bentuk Transfer ke Daerah, Dana Bagi Hasil Pajak, dan Dana Desa,”ujarnya.

Sementara itu Bupati Dogiyai Yacobus Dumupa memberi apresiasi kepada KPP Pratama dan diharapkan  masyarakat di Dogiyai sebagai wajib pajak semakin sadar dan patuh memenuhi kewajibannya sehingga dapat merasakan dan menikmati hasil pembangunan dari kewajibannya tersebut.

“Besar harapan kami dengan adanya kerjasama ini pada akhirnya akan berimbas kepada meningkatnya kesejahteraan seluruh masyarakat di Indonesia secara umum, khususnya Kabupaten Dogiyai,”ujar  Yacobus Dumupa.

Sementara terkait penerimaan pajak untuk Tahun 2019 KPP Pratama Biak mendapatkan Target Penerimaan Pajak sebesar Rp 491 Milyar dan pencapaian kinerja sampai dengan 3 Desember 2019 secara Bruto Rp. 484,7 Milyar atau 98,61% dari Target Penerimaan 2019, dan secara Neto Rp. 431 Milyar atau 87.81% dari Target Penerimaan 2019.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00