• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

POLHUKAM

Operasi Patuh Matoa 2019 di Biak Numfor,siap digelar 24 September 2019

18 September
05:13 2019
0 Votes (0)

KBRN,Biak: Operasi terpusat yang digelar Kepolisian ,Operasi Patuh 2019,akan dimulai di Polda Papua dengan sandi Operasi Patuh Matoa 2019 selama 14 hari.

“Ada delapan sasaran yang wajib dipatuhi para pengendara berupa pelanggaran tidka menggunakan helm SNI,tidka menggunakan safety belt atau sabuk pengaman,mengemudi dalam keadaan  mabuk,melawan arus,melebihi batas kecepatan,pengemudi dibawah umur,menggunakan HP saat berkendaraan dan terakhir yaitu menggunakan lampu rotator (strobo),”ujar Kasatlantas Polres Biak Numfur Iptu Lamasi pada Dialog Bincang Pagi di Programa I RRI Biak,Rabu (18/9/2019).

“Penindakan hukum akan dilakukan bagi setiap pelanggar lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Patuh Matoa 2019 yang dimulai tanggal 24 September hingga 7 Oktober 2019,untuk itu kami menghimbau kepada seluruh pengendara untuk mentaatinya dan menjaga keamanan, ketertiban,keselamatan dan kelancaran (kamtibselcar) lalu lintas di jalan raya,”ungkapnya.

Iptu Lamasi juga memberi apresiasi kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan semua komponen masyarakat yang turut terlibat memberikan pencerahan dan himbauan dalam mematuhi aturan berlalulintas kepada masyarakat.

Sementara data  lakalantas  yang terjadi di Kabupaten Biak Numfor,Satlantas mencatat dalam tiga bulan terakhir lakalantas mengalami peningkatan dari bulan Juni sebanyak 14 kasus,Juli  ada 18 kasus dan bulan Agustus sebanyak 25 kasus kecelakaan,dan total  korban meninggal dunia  ada dua orang dalam tiga bulan terakhir.

“Selain data lakalantas dalam tiga bulan, catatan angka pelanggaran di bulan Agustus ada 70 pelangaran, 60 diantaranya ditindak dan 10 dilakukan peneguran,sedangkan dominasi pelanggaran oleh anak dibawah umur dan pelanggaran tidak menggunakan helm,”pungkas Kanit Dikyasa Lantas Polres Biak Numfor,Aiptu M,Ruslan

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00