• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

POLHUKAM

Selesai Tugas,Ratusan Personil Satgas Pamtas Singgah di Biak Menggunakan KRI Banda Aceh

23 August
15:07 2019
0 Votes (0)

KBRN,Biak: KRI Banda Aceh 593 yang sandar di pelabuhan Biak pada 22 dan 23 Agustus 2019,sebelum bertolak  ke Kendari dan Jakarta membawa ratusan personil TNI.

Menurut Komandan KRI Banda Aceh 593 Letkol Laut (P) Ali Setiandy,KRI Banda Aceh yang kerap melaksanakan tugas  pergeseran pasukan (serpas) juga kegiatan operasioanal,baik kegiatan SAR dan kemanusiaan dan merupakan kapal perang terbesar milik TNI AL produksi dalam negeri,PT PAL Surabaya.

“Pelayaan kali ini, KRI membawa dua batalyon Satgas Pamtas dari Yonif Para Raider 328/17/1 Kostrad dan  Yonif 725 Woroagi yang telah menjalankan tugas pengaamanan perbatasan ( pamtas) dan kamimenyinggahi Biak utnuk perkebakaln dan membawa satu unit mobil ambulance milik Lanal Biak.”ujat Letkol Laut (P) Ali Setiandy di Biak,Jumat pagi (23/9/2019)

Sementara Dansatgas Yonif 725 Letkol Inf  Hendry Ginting  mengungkapkan keberadaan satgas tidak hanya sebatas pengamanan perbatasan  namun turut memberdayakan masyarakat dari bebrgaai bidang,diantaranya pendidikan hingga meningkatkan sektor perekonomian warga setempat.

“ Kami dari Yonif 725 Woroagi dari Kendari Sultra,selama 9 bulan melaksanakan tugas operasi Satgas Pamtas di Papua sektor utara yaitu di  Kerom dan Pegunungan Bintang,kami mengamankan patok batas,membina masyakat dalam rangka menumbuhkan  cinta tanah air dan nasionalisme, kami juga membantu pemda khususnya di pedalaman dengan memberikan pelayanan kesehatan  kepada masyarakat karena umumnya dari pedalaman  jika sakit, sangat jauh untuk pergi berobat,sehngga kami turut membantu dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat,”ujar Letkol Inf Hendry Ginting.

“Kami juga mengajar,baik tentang seni maupun ketrampilan yang berguna untuk masyarakat dan terakhir yang kami mengajak masyarakat untuk menanam padi dan saat kami tinggalkan masyakarat telah panen padi meski hanya beberapa petak namun menghasilkan  sebanyak lima karung,semoga nantinya dapat membangkitkan semangat  masyarakat untuk  mau berusaha dan mau belajar mandiri,”tuturnya.

“Kesan selama sembilan bulan bertugas,masyarakat sangat welcome kepada kami  dan bekerjasama dengan baik,warga merasa terbantu dengan kehadiran personil pamtas  dan bersama-sama memajukan wilayahnya,bahkan warga mendoakn keselamatan kami hingga kembali ke tempat tugas kami,”ungkapnya

Letkol Inf Ginting juga meminta doa bagi lima anggotanya yang hingga saat ini belum ditemukan pada musibah Helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang sejak 28 Juni 2019 lalu.

“Selama bertugas, lima anggota Yonif 725 Woroagi belum ditemukan bersama Helicopter TNI AD yang hilang kontak, mohon doanya sehingga kelima anggota kami dapat ditemukan,”ujar Letkol Inf Hendry Ginting

Kehadiran ratusan personil TNI AD yang singgah di Biak tersebut cukup menarik perhatian warga Biak Numfor yang melihat anggota berseragam yang berbelanja oleh-oleh khas Biak maupun khas Papua serta barang kebutuhan lainnya sebelum bertolak Jumat (23/8/2019) pukul 15.00 wit dengan tujuan ke Kendari dan Kostrad Jakarta.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00