• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Konsumsi Pertamax di Papua Barat Tembus 117 Persen di Bulan Juli

6 August
21:08 2019
0 Votes (0)

KBRN,Biak:PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII kembali mencatat kenaikan signifikan penyaluran BBM berkualitas tinggi di wilayah Papua Barat.

Pertamax tercatat mengalami peningkatan sebesar 117% di bulan Juli dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Peningkatan signifikan ini apabila dibandingkan dengan Desember 2018 naik sebesar 10 (sepuluh) kali lipat dan angka ini merupakan peningkatan tertinggi di wilayah operasional Pertamina MOR VIII.

"Peningkatan ini menunjukkan bahwa semakin banyak konsumen di Papua Barat yang telah beralih menggunakan produk dengan kualitas yang lebih baik,"ujar Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho di Sorong,Senin (6/8/2019).

Hal ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran para konsumen untuk menggunakan bahan bakar berkualitas untuk kendaraan mereka baik untuk roda dua maupun roda empat.

“Konsumsi bahan bakar berkualitas jenis Pertamax menunjukkan peningkatan yang cukup besar di wilayah operasional Pertamina MOR VIII Maluku – Papua.Untuk periode Juli 2019, secara kumulatif konsumsi Pertamax di 4 provinsi meningkat sebesar 37% dengan peningkatan terbesar terjadi di Papua Barat yakni sebesar 117%,” ujar Brasto.

Brasto menjelaskan tingginya peningkatan penjualan Pertamax di Papua Barat sangat dipengaruhi oleh penambahan outlet di beberapa wilayah,hingga kini terdapat 22 SPBU yang menyediakan produk Pertamax di wilayah Papua Barat.

Sementara itu, Sales Executive Retail Papua Barat Arthur Kemal Pamungkas menambahkan bahwa penambahan outlet di beberapa lokasi merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk menyediakan bahan bakar berkualitas untuk masyarakat yang lebih luas lagi, khususnya di wilayah Papua Barat.

“Untuk wilayah penyaluran Papua Barat  antara lain di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Kaimana,ekspansi outlet kami intensifikasi di 8 Kabupaten/Kota tersebut sehingga berpengaruh cukup signifikan terhadap konsumsi Pertamax,"ujar Arthur Kemal.

Pertamina berharap agar minat masyarakat untuk menggunakan bahan bakar berkualitas semakin meningkat tidak hanya di Papua Barat, tetapi juga di wilayah Papua, Maluku, dan Maluku Utara. 

"Selain lebih ramah untuk lingkungan, konsumsi Pertamax ini bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah karena Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) Pertamax merupakan yang paling tinggi dibanding BBM jenis lainnya,"pungkasnya(ril)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00