• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

LINTAS SUPIORI

Dinas Pendidikan Supiori Targetkan 40 SD Tuntaskan Program Literasi Unicef

24 July
15:57 2019
0 Votes (0)

KBRN,Biak:Dinas Pendidikan Kabupaten Supiori,Papua, sejak tahun 2018  menggandeng Yayasan Rumsram dalam menerapkan program literasi dari Unicef  dengan mengajar dan melakukan pendampingan  guru sekolah dasar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Supiori,Rafles Ngilamele mengatakan  secara lintas sektoral,akan menggenjot keberhasilan program literasi di Kabupaten Supiori.

“Kami bersyukur karena program Unicef dan diinisiasi Prudenstial,kami dibantu untuk dilakukan di 40 Sekolah Dasar,baik di sekolah daratan maupun kepulauan dan diharapkan melalui program literasi selama tiga tahun akan menjadi budaya mutu,budaya untuk semua sekolah mempertahankan meningkatkan mutu pendidikan,tentu ini juga membutuhkan kerjasama lintas sektoral sehingga semua dapat berjalan lancar,”ujar Rafles Ngilamele di acara Dialog Bincang Pagi di RRI Biak,Rabu (24/7/2019)

“Faktor yang menjadi penghambat sehingga minimnya kemampuan baca tulis,bukan hanya terkait guru ataupun anak itu sendiri namun sejumlah faktor lain dan ini menjadi perhatian serius bukan hanya dari Dinas Pendidikan,”tuturnya

Sementara Kepala Perwakilan Unicef Papua dan Papua Barat Tri Laksono Harysantoso mengakui pihaknya bersama lembaga donor dan Dians Pendidikan setempat menggalakkan program literasi baca tulis sejak tahun 2015 di enam kabupaten yaitu  Kabupaten Biak Numfor, Jayapura,Merauke,Jayawijaya,Manokwari dan Sorong dan  keberhasilan peningkatan kemampuan calis di kelas awal itu dengan melakukan pendampingan kepada guru.

“Kondisi kemampuan membaca siswa awal di kelas 2 dan 3 SD menurut standart Internasional harusnya kelas 3 SD telah mampu membaca dan memahami isi bacaan,namun dari studi dasar yang kita lakukan dari 2015 lalu,62 persen siswa kelas 2 dan 3 SD di daerah pinggiran,pedalaman di enam kabupaten di Papua belum bisa membaca,”kata Tri Laksono Harusantoso

“Melihat situasi ini kami selanjutnya  merangkul Dinas Pendidikan Kabupaten dan juga lembaga-lembaga yang ada di enam kabupaten tersebut untuk bekerjasama dengan dinas untuk mendampingi para guru supaya guru memiliki kemampuan mengajar dengan baik,karena poin utamanya adalah mendampingi guru,selain itu juga kami menyediakan buku-buku bacaan di sekolah dan refitalisasi perpustakaan sekolah,”ungkapnya.

“Intervensi yang kami lakukan selama dua tahun tersebut maka tahun 2017 kemampuan baca tulis di kelas awal hasilnya cukup signifikan,dari 62 persen menjadi 26 persen  sehingga dari keberhasilan itu kami mendorong kabupaten lainnya untuk mereplikasi ke sekolah-sekolah yang ada,salah satunya yang dilakukan Dinas Pendidikan Supiori,”imbuhnya

Selaku  Community Investment Manager Prudential Indonesia,Nurani Putri Matahari mengungkapkan  sebagai komitmen  bersama Unicef dan  Pemda Supiori mendukung program literasi kelas awal sebanyak 2000 siswa serta 4000 orang tua untuk dilakukan pendampingan.

“Komitmen bersama ini sesuai dengan komitmen perusaan “We DO Good”,kami turut mendukung program literasi kelas awal karena sangat penting untuk pendidikan yang berkualitas di Papua dan khususnya di Kabupaten Supiori,”tutur Nurani Putri Matahari

Para guru di kelas awal di 40 SD di Supiori selanjutnya  mendapat pengajaran dan pendampingan dari mentor atau fasilitator yang disiapkan Yayasan Rumsram sehingga mampu mengaplikasikan sembilan komponen literasi.

“Pendidikan dasar sangat penting sehingga menjadi tanggungjawab bersama,dan untuk upaya Dinas Pendidikan Supiori untuk program literasi kemampuan baca tulis di 40 SD,kami menempatkan 18 mentor pelatih atau fasilitator yang telah memiliki pengalaman selama lima tahun yang akan melatih dan mendampingi para guru,namun bukan menggantikan tugas guru,”pungkas Direktur Yayasan Rumsram Biak,Ishak Matahiri. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00