• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KESRA - SOSBUD

52 JCH Biak Numfor Tahun 2019 Resmi Dilepas Bupati

8 July
11:49 2019
0 Votes (0)

KBRN,Biak:Asisten 3 Setda Biak Numfor,Ir Andarias Lameki mewakili Bupati melepas 52 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Biak Numfor,Provinsi Papua,berlangsung  di gedung Sasana Krida Kantor Bupati Biak,Senin (8/7/2019)

Hadir pada acara tersebut,Komandan Korem 173/PVB,Kapolres Biak Numfor,Dandim 1708/BN,para Asisten,staf ahli dan pimpinan OPD di lingkup Pemda Biak Numfor,Pejabat Kementerian Agama Kabupaten Biak Numfor ,Ketua PPIHD,Pimpinan ormas Islam,pimpinan BUMN,BUMD,dan pimpinan instansi vertikal.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Biak Numfor,Herry Mulyana dalam.laporannya menyebutkan untuk.musim haji tahun 1440 h/2019 jumlah Jamaah Calon Haji (JCH) Biak Numfor meningkat berjumlah 52 orang yang telah mengikuti tahapan haji.

"Sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 23 tahun 2019,telah dibentuk PPIHD Kabupaten Biak Numfor dan selaku Ketua,maka ditugaskan untuk memberikan kelancaran terhadap proses penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Biak Numfor,mulai dari keberangkatan hingga kembalinya jamaah haji di tanah air,di Kabupaten Biak Numfor,"ujar Herry Mulyana.

"Tahun ini jumlah JCH Biak Numfor  yang diberangkatkan adalah JCH yang mendaftar di tahun 2012 yaitu pendaftaran di bulan januari hingga desember,sementara untuk JCH lansia dan pendamping lansia diatas 75 tahun yang terdaftar di bawah tahun 2016 per bulan Juli,"tuturnya.

"Setelah adanya penambahan kuota jemaah haji Indonesia oleh pemerintah Arab Saudi, maka JCH Kabupaten Biak Numfor untuk musim haji 1440 H/2019 sebanyak 53 orang,namun satu orang meninggal dunia sehingga total 52 orang terdiri dari 21 laki-laki dan 31 perempuan dengan JCH tertua berusia 91 tahun,atas nama Ibu Fatma dan yang termuda, ibu Aryani usia 32 tahun,"jelas Herry Mulyana.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Biak Numfor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Penyelenggara Haji dan Umrah, Nurginayah mengatakan jumlah kuota  jemaah  haji untuk Provinsi Papua berjumlah 1.377 JCH yang masuk dalam empat kelompok terbang (kloter) yaitu Kloter 15,16,17 dan 18.

"Kabupaten Biak Numfor masuk dalam kloter 16 bersama Kabupaten Nabire, Merauke, Keerom, Mappi dan Asmat,yang akan diberangkatkan pada tanggal 16 Juli 2019, kemudian diterima secara bersamaan di embarkasi Makassar pada 17 Juli 2019 dan diberangkatkan ke Arab Saudi pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2019,"ujar Nurginayah

"Para jamaah haji Biak Numfor dijadwalkan akan kembali ke tanah air atau debarkasi pada tanggal 29 Agustus 2019 pkil 05.50 wita,dan akan menginap semalam di asrama haji Sudiang Makassar,,"tambahnya.

Bupati Biak Numfor,Herry Ario Naap,dalam sambutan tertulisnya dibacakan Asisten 3,Ir.Andrias Lameki  mengatakan, keberangkatan  para JCH Biak Numfor merupakan awal dari rangkaian perjalanan ibadah haji dengan niat mengharap ridho Allah SWT, tidak lebih dan tidak mengarah pada hal yang tidak relevan,dengan status sebagai hamba Allah SWT.

"Ibadah haji yang akan dilaksanakan hendaknya berdampak pada perubahan perilaku,tidak hanya menjadi lebih baik bagi diri sendiri,namun juga orang lain,daerah, bangsa dan negara,"kata Bupati.

"Saya berharap para JCH Biak Numfor untuk fokus menjalankan berbagai rukun haji,juga mampu bertindak sebagai duta bangsa dan duta daerah yang berbaur dengan berbagai suku bangsa,umat muslim dari seluruh penjuru dunia,maka pelihara dan jagalah martabat bangsa  dan hormati tradisi yang dimiliki bangsa lain,"pesan Bupati

"Jagalah kesehatan,terutama fisik dengan kondisi cuaca yang jauh berbeda di tanah air,sehingga  JCH terus berkoordinasi dan komunikasi dengan petugas penyelenggara haji maupun paramedis yang bertugas,"tuturnya.

Pelepasan JCH Biak Numfor ditandai dengan penyerahan tas dokumen haji dari Bupati Biak Numfor kepada dua perwakilan JCH yaitu Abdul Kahar dan Ani Kahar, serta penyerahan bendera rombongan haji kepada Ketua Rombongan JCH Biak Numfor,M.Adil.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00