• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

POLHUKAM

Meninggalnya Tahanan di Sel,17 Anggota Polres Biak Numfor Segera disidangkan

4 July
12:15 2019
0 Votes (0)

KBRN,Biak:Perkembangan kasus kematian tahanan berinisial RY pada sabtu 15 Juni 2019,sebanyak 17 anggota personil Polres Biak Numfor telah diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Biak Numfor dan dua  penyidik dari Polda Papua.

RY pelaku kasus pencurian yang sempat melarikan diri keluar Biak,berhasil ditangkap dan diamankan di sel tahanan Polres Biak Numfor dan  pada Sabtu 15 Juni 2019,RY ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam tahanan. Hasil pemeriksaan dan visum dari ahli forensik RSUD Biak disimpulkan bahwa korban meninggal akibat gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Menurut Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta ,proses penyidikan kasus kematian tahanan tersebut telah mencapai 95 persen dan ditargetkan digelarnya sidang kode etik profesi Polri.

“Anggota Polres Biak Numfor awalnya dari 15 orang menjadi 17 orang telah diperiksa dan dari proses penyidik Satreskrim Polres Biak Numfor,kami masih menunggu saran hukum dari Bidang Hukum Polda Papua kemudian akan disidangkan sesuai sidang kode etik profesi Polri untuk memberikan efek jera bagi anggota yang memiliki unsur kelalaian dalam menjalankan tugas,”ujar Kapolres AKBP Mada Indra Laksanta di Biak,Kamis (4/7/2019)

AKBP Indra Laksanta selanjutnya juga mengimbau warga masyarakat untuk tidak terpancing informasi melalui sosial media terkait perkembangan kasus tersebut. 

“Kami tetap memproses dan menindak  jika terbukti ada oknum anggota yang bermasalah dalam kasus apapun akan mendapat sanksi hukum,dan untuk kasus ini juga dipastikan segera akan disidangkan sehingga warga masyarakat kami imbau untuk tidak terprovokasi informasi yang beredar melalui sosial media yang tidak benar atau hoax,karena jika turut serta membuat atau mempublikasikan informasi hoax maka akan tersandung kasus hukum sesuai Undang-undang yang berlaku,jadi bijaklah dalam bersosial media,”pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00