• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

POLHUKAM

Tim SAR Biak Masih Lakukan Pencairan Korban Kapal Hilang di Biak dan Kapal Terbalik di Nabire

10 June
11:05 2019
0 Votes (0)

KBRN,Biak: Tim SAR Biak,Papua masih melaksanakan operasi SAR mencari kapal yang hilang kontak sejak Sabtu (8/6/2019) pukul  10.00 Wit dari Kampung Bawe,Distrik Numfor Timur,Kabupaten Biak Numfor dengan tujuan Kampung Amsyas Distrik Supiori Barat Kabupaten Supiori,yang membawa 9 orang penumpang.

Menurut Kapala Kantor SAR Biak,Melkianus Kotta pihaknya setelah menerima laporan pada hari minggu (9/6/2019) pukul 07.50 Wit, tim SAR Unit Siaga Supiori melaksanakan koordinasi dengan Ops.SAR Biak dan melakukan operasi SAR dengan menggunakan KN.SAR Wibisana, Resquer D-Max Carrier dan Rubber Boat.

“Kami melibatkan unsur gabungan rescuer kantor SAR Biak,anggota Polair Polres Supiori,anggota TNI AL Biak,resquers Unit Siaga Supiori,anggota RAPI Biak serta keluarga korban dan masyarat, namun hingga hari ini Senin (10/6/2019) pagi,hasil masih  nihil, tim masih akan  bergerak di lokasi yang diperkirakan terjadinya hilang kontak dua jam setelah berlayar dari Kampung Bawe,”ujar Melkianus Kotta di Biak, Senin (10/6/2019)

“Untuk cuaca sepanjang pencarian,cukup normal,hujan lokal dengan gelombang 0,5-2 meter kekuatan angin 6-15 knots dari arah timur laut tenggara,”tuturnya.

Sementara pencarian terhadap  long boat 40 PK dengan 11 orang penumpang yang menghantam kayu dan terbalik di perairan sungai Woronai Kabupaten Nabire  dengan tujuan Kampung Keuw Distrik Wapoga,Kabupaten  Nabire yang terjadi di hari Sabtu (8/6/20219) pukul 07.00 Wit, hingga kini tim SAR masih melakukan pencarian 5 dari 11 orang penumpang kapal tersebut.

“Operasi SAR tersu dilakukan melibatkan unsur SAR gabungan dari Resquer Pos SAR Nabire, Polair Polres Nabire,perangkat desa serta masyarakat setempat,namun dari hasil sementara hingga Senin siang  (10/6/2019) pukul 12.30 Wit belum ditemukan,”kata Melkianus Kotta

“Penumpang long boat yang berjumlah 11 orang pada saat kecelakaan terjadi, 6 orang diantaranya mampu menyelamatkan diri ke kampung yang ada disekitar, namun 5 penumpang lainnya belum dapat ditemukan hingga saat ini,”ungkapnya

Melkianus Kotta berharap,operasi SAR yang dilakukan untuk dua kecelakaan laut yang terjadi tersebut, segera mendapatkan hasil dengan menemukan para korban. Selanjutnya kepada warga yang memiliki informasi terkait kapal maupun para korban,agar segera dilaporkan ke pihak SAR,pihak keamanan maupun aparat desa.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00