• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Siapkan KPRS FLPP, BRI Biak Gandeng PT.Artamakmur Regency

29 November
11:35 2018
0 Votes (0)

KBRN,Biak: PT.Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Biak,Papua,bekerjasama dengan PT.Artamakmur Regency terkait pembayaran Kredit Pemilikan Rumah Sederhana (KPRS) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Pemimpin BRI  Cabang Biak,Hendra Eko Subagya dan Direktur PT.Artamakmur Regency Susanto Pirono,pekan ini.

"KPRS FLPP ini merupakann
program pembiayaan kepemilikan rumah dengan bunga subsidi dikhususkan bagi masyarakat berpenghasilan tetap namun belum memiliki rumah,"ujar Hendra Eko Subagya di Biak,Kamis (29/11/2018)

"Untuk pembelian rumah pertama dalam program ini,masyarakat akan mendapatkan rumah dengan cicilan yang lebih murah dibandingkan KPR pada umumnya yakni sebesar 5 persen pertahun dan berlaku flat hingga akhir cicilan dan jangka waktu pinjaman bisa  hingga  20 tahun,selain itu pula program KPRS FLPP juga mencakup DP atau uang muka ringat hanya 1 persen dari harga jual rumah,"tambahnya.

Sementara itu Direktur PT.Artamakmur Regency,Susanto Pirono mengatakan,prioritas pemasaran diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan tetap yang belum memiliki rumah.

"Kami berharap dari kerjasama dengan Bank BRI ini,masyarakat akan terbantu dalam hal kepemilikian rumah sehingga kehidupan mereka menjadi lebih tenang,tidak memikirkan masalah non teknis saat menjalankanntugasnya masing-masing,"tutur Susanto Pirono.

"Klaster perumahan yang kami kembangkan  di Perumahan Artamakmur Regency sebanyak 120 unit dan 55 unit rumah diantaranya telah  siap huni, sedangkan 25 unit rumah dalam tahap 70 persen pembangunan dan sisanya dalam tahap persiapan pembangunan,"kata Susanto Pirono.

Selanjutnya bagi masyarakat yang berminat dapat menghubungi BRI Cabang Biak dan setiap unit rumah yang ditawarkan PT.Artamakmur Regency berkisar dua ratusan juta rupiah,berlokasi di daerah Mandauw atas Biak(OP)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00