• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pro 1

Aksi Galang Dana Kurangi Utang Negara,Didukung Warga Malaysia

27 May
00:22 2018
0 Votes (0)

KBRN,Kuala Lumpur:  Aksi  menggalang dana dari warga Malaysia untuk mengurang utang negara, diyakini sebagai bentuk kepedulian kepada negara dan bangsa.

Sejumlah warga menyatakan sikap yang sama,akan keberpihakan mendukung pemerintah yang baru yang sedang menanggung beban utang mencapai 1 triliun ringgit.

“Sebagai pemuda,saya sangat mendukung aksi melalui media sosial dan situs Go Get Funding, dengan  turut membantu pemerintahan yang baru, yang berusaha untuk menyelesaikan utang yang sangat besar tersebut, jadi kami tentu mendukung,ini untuk perubahan Malaysia yang lebih baik ke depan,:ujar Syaiful,yang ditemui RRI usai berbuka puasa di Masjid Jamek ,Kuala Lumpur,Sabtu (26/5/2018)

Hal yang sama disampaikan Rubaidah,mahasiswa semester lima di salah satu Perguruan Tinggi di Malaysia.

“Kita rakyat Malaysia harus membantu pemerintah,sehingga dapat  kembali membangun negeri dengan baik, karena ini berbicara bukan uang sedikit, kami siap berkontribusi dengan uang yang kita miliki untuk membantu meringankan beban utang,”kata Rubaidah didampingi rekannya, Nasrid.

Sementara Rafi,pedagang di salah satu pasar tradisional di Kuala Lumpur, turut mendukung kebijakan pemerintah untuk melunasi utang-utang dari pemerintahan sebelumnya.

“Saya kalau memiliki uang lebih,  pasti turut membantu melalui aksi penggalangan dana untuk negara saya,”tutur Rafi.

Seperti dilansir berbagai media Malaysia,aksi penggalangan dana melalui media sosial yang dinamai “Please Help Malaysia” yang diprakarsai Nik Shazarina Bakti, kini menjadi sorotan berbagai pihak,bahkan putri Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad,Marina Mahathir turut merespon dan mengapresiasi aksi tersebut.

Sebelumnya,PM Mahathir Mohamad dengan kabinet barunya, mengeluarkan kebijakan berupa pemotongan  10 persen gaji masing-masing menteri dan mengkaji ulang  berbagai proyek sebagai upaya penghematan anggaran.(OP)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00