• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

BPS Sebagai Pelopor Data Terpercaya

23 April
11:10 2018
0 Votes (0)

KBRN Biak : Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Simon Sapary, M,Sc, Senin, 23/04 /2018 membuka resmi pelatihan petugas Pendataan Potensi Desa, Kabupaten Biak Numfor dan Supiori, bertempat di hotel Arumbay Biak.    

Simon Sapary, dalam sambutannya mengatakan, potensi desa hendaknya di data secara baik dan bertanggungjawab, sehingga menghasilkan data valid dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pemerintah, sehingga digunakan sebagai bahan dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan diberbagai aspek.      

Disinyalir  sejumlah program pembangunan yang dikalakkan pemerintah, di berbagai Kabupaten Kota di Papua, tidak mengacu data statistik, sehingga peruntukannya tidak tepat sasaran bagi masyarakat penerima manfaat.    

Kata Simon Sapary, pembangunan desa merupakan program prioritas nasional, sejalan program  presiden Jokowidodo yaitu  membangun Indonesia di mulai dari desa ke kota.

“ Tujuan dari pada kegiatan pendataan potensi desa,secara umum kita dapat menghasilkan data potensi desa atau wilayah kelurahan, tentang sosial ekonomi sarana prasarana dan wilayah, juga sebagai bahan penyusunan statistik wilayah terkecil , tetapi juga penyusunan berbagai analisis data kebijakan terkait dengan kewilayaan.” Ujar Simon Sapary.

Sementara Penanggungjawab pendataan potensi desa Kabupaten Biak Numfor, Arther Ludwig Purmiasa, SP dalam laporannya mengatakan, jumlah petugas pendataan potensi desa sebanyak 56 orang, terdiri Kabupaten Biak Numfor 49 petugas dan 7 orang dari Kabupaten Supiori.     

Khusus Kabupaten Biak Numfor, terdapat 162 potensi desa dan 19 Kecamatan,  secara teknis diwawancarai menggunakan kuesioner.

“BPS pada prinsipnya siap melatih petugas, dengan konsep dan devinisi di lapangan, agar mereka dapat mendata di setiap desa, distrik dan Kabupaten, jadi responden BPS di tiingkat Kampung yaitu para kepala kampung, sedangkan di kecamatan yaitu Kepala Distrik pelaksanaan pendataan dilapangan, berlangsung 2 Mei hingga 31 Mei 2018.”

Pelatihan berlangsung enam hari, terbagai dalam dua gelombang, pertama  efektif mulai 23 hingga 25, sedangakan gelombang kedua mulai 27 hingga 29 April 2018.(RL)   

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00