• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Dampak Wabah Virus Corona, Omset Penjualan Pakaian Batam di Bengkulu Menurun

26 February
19:00 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Adanya wabah virus corona yang diketahui pertama kali berasal dari Wuhan, China, secara tidak langsung berdampak terhadap usaha pakaian bekas (batam) yang digeluti sejumlah pedagang di Pasar Panorama Kota Bengkulu.

Dimana akhir-akhir ini omset pernjualannya mengalami penurunan yang cukup drastis.

Salah seorang pedagang pakaian Batam di Pasar Panorama, Salmawatimengakui, dengan beredarnya kabar soal virus corona, omset penjualan pakaian yang dijualnya dan sejumlah pedagang lainnya menurun.

Bahkan pembeli yang berkunjung ke kiosnya, walaupun sekedar untuk melihat-lihat saja cenderung sepi.

“Konsidi itu setelah kami usut punya usut, penyebabnya karena pembeli khawatir, jika pakaian bekas yang dijualnya dapat menularkan virus corona.Padahal kami juga tidak tahu hingga pembeli sampai berpandangan demikian. Terus terang, kami khawatir ada pihak yang sengaja menghembuskan kabar jika barang dagangan kami bisa menularkan virus Corona," katanya, Rabu, (26/2/2020).

Senada juga disampaikan pedagang pakaian batam lainnya, Supardi.

Dikatakan, sejak maraknya kabar wabah virus corona, sedikit banyak berdampak terhadap usaha yang digelutinya.

Apalagi disebutkan, pembeli memang khawatir jika pakaian bekas yang dijualnyabisa menularkan virus Corona seperti di China.

“Sepengetahuan kami, belum tentu juga pakaian bekas atau batam yang dijualnya dan sejumlah pedagang lainnya benar-benar berasal dari China. Terus terang saja kami dirugikan dengan adanya isu tersebut, karena saat ini barang dagangan kami sepi pembeli," pungkasnya singkat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00