• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

OJK Awasi Ribuan Industri Keuangan Non Bank

21 February
15:08 2020
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini mengawasi 1.330 Industri Keuangan Non Bank (IKNB) yang memiliki aset mencapai Rp. 2.500 triliun.

Direktur Humas OJK, Darmansyah menyatakan, saat ini ada 1.330 IKNB yang diawasi oleh OJK di seluruh Indonesia.

Dimana dari ribuan IKNB itu terdiri dari perusahan asuransi, lembaga pembiayaan, BPJS, dana pensiun lembaga keuangan khusus, jasa penunjang, fintech P2P, Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dengan total aset mencapai Rp 2.500 triliun.

"Pertumbuhan atau perkembangan kinerja IKNB di 2019 sangat solid, dan pertumbuhan assetnya mencapai 8,66 persen atau tumbuh Rp. 203,94 triliun dibandingkan tahun 2018 lalu," ujarnya, Jumat (21/2/2020).

Selain itu dijelaskan, dalam rangka meningkatkan kepercayaan atau trust masyarakat terhadap IKNB, dilakukan reformasi IKNB yang berkelanjutan seperti, dalam hal kerangka pengaturan, penguatan pengawasan, pengembangan produk dan pasar IKNB dan pengembangan infrastruktur.

"Ini untuk mewujudkan IKNB yang tumbuh stabil dan berkelanjutan," terangnya dalam materi pelatihan dan gathering media massa se Sumbagsel. 

Sementara terkait masalah fintech ilegal yang menjamur, Darmansyah menyatakan, hingga saat ini hampir 2.000 fintech ilegal telah di tutup oleh OJK. 

Hanya saja jumlahnya terus bertambah, karena pembuatan aplikasi fintech saat ini sangat mudah dengan kemajuan teknologi.

"Untuk penanganan untuk fintech ilegal sebenarnya merupakan kewenangan Satgas Waspada Investasi, namun peran serta masyarakat juga sangat penting guna menyeleksi dan melihat apakah fintech itu telah terdaftar di OJK jika ingin berhubungan dengan lembaga pembiayaan online dimaksud. Silakan lapor nantinya," pungkas Darmansyah. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00