• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kecewa dan Marah Dukung Rohidin, Agusrin Disebut Masih Tunggu Hasil Survey

17 February
21:17 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Adanya sinyalemen mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M.Najamuddin akan mendukung Petahana Gubernur Rohidin Mersyah,untuk melanjutkan dua periode kepemimpinannya, ditanggapi sedikit emosional oleh sejumlah pendukungsetianya.

Belum lagi, beredarnya foto Agusrin bergandengan tangan dengan Rohidin bersama sejumlah tokoh serta sesepuh Bengkulu, di media sosial.

Orang dekat yang juga masih keluarga Agusrin, Jaya Martayang mengaku dirinya banyak dihubungi para loyalis Agusrin, mayoritas menyampaikan marah sekaligus kecewa jika benar pemberitaan yang beredar di media massa akhir-akhir ini.

Mengingat para loyalis Agusrin diakuinya, masih sangat mengharapkan agar Agusrin kembali maju, atau turun gunung menjadi calon gubernur (cagub)serta memimpin kembali Provinsi Bengkulu dalam lima tahun mendatang.

“Saya menghimbau para pendukung setia Agusrin,agar tidak terlalu emosional, namun tetap tenangdantidak perlu terpancing oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Apalagi belum ada penyataan langsung dari Agusrinmemberikan dukungan itu, dan kepada saya sejauh ini masih memberikan sinyal kuat akan maju kembali dalam Pilgub sebagai CagubBengkulu, meski juga masih melihat peta politik dulu dan hasil survey,” kata Jaya Marta, Senin, (17/2/2020) kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskan Jaya, alasan Agusrin kepadanya ingin melihat peta politik dan menunggu hasil survey terakhir jelang pendaftaran, meski disebutkan hasil survey petahana masih diangka 20 persen, yang berbeda ketika dirinya mencalonkan untuk periode kedua kalinya dulu, hasil surveynya sudah 58 persen.

“Memang hasil survey menjadi acuan untuk mencapai kemenangan dan Agusrin saya yakini masih menunggu peluang demikian. Mengingat dalam perpolitikan yang dinamis ini, perubahan masih saja terjadi,” terangnya.

Lebih lanjut mengenai dukungan Agusrin terhadap petahana dihadapan pafra sesepuh, ia menyesalkan jika benar terjadi. Hanya saja perkiraan situasi yang terjadi disaat ini terjadi secara spontan dan juga tidak menutup kemungkinan adanya desakan dari para tokoh senior Semaku tersebut.

“Semestinya para sesepuh itu melemparkan saja pada masyarakat, terkait siapa yang didukung nantidan bukan justru ditanya kepada Agusrin yang tentu saja jawabannya mendukung, tidak menutup kemungkinan dengan keterpaksaan.Apalagi saya yakin apabila ada yang datang untuk pamit, akan didukungnya,” paparnya.

Selain itu terkait keraguan status hukum Agusrin yang disebutkan belum bisa mencalonkan diri pada Pilkadaserentak tahun ini, lagi-lagi Jaya Marta membeberkan, semuanya sudah dilakukan pengakjian.

Dimana vonis hukuman Agusrin setahunya pada tahun 2011 lalu, dan tahun 2013 sudah bebasserta bebas bersyarat satu tahunkemudian.

“Sejak tahun 2014 lalu, Agusrin sudah tidak ada tersangkut hukum lagi, dan sudah bisa kembali mendapatkan haknya untuk memilih maupun dipilih dalam Pemilu,” jelasnya.

Sementara peluang maju pada Pilgub Bengkulu, diperkirakannya, selaku politisi senior, Agusrin berpeluang maju melalui perahu Partai Gerindra dan PDIP. Apalagi dilihat dari kedekatan emosional, Agusrin cukup dekat dengan PDIPyang ditandai telah menjadi kader PDIP.

Belum lagi yang paling penting sekarang ini, suara berkembang dimasyarakat Bengkulu masih banyak yang menginginkan agar Agusrin maju kembali membangun Bengkulu.

“Maju pada Pilgub ini perlu dicatat, bukan Agusrin yang minta, tapi rakyat yang menghendakinya. Mengingat masyarakat sudah banyak merasakan apa saja program pembangunan saat Agusrin menjadi Gubernur duluyangsangat mendahulukan kepentingan masyarakat daripada pribadi meskipun harus dibayar mahal sekarang menjadi seorang mantan napi.

“Sebut saja mulai dari bibit, pembagian hand tracktor, perhatian untuk alim ulama imam mesjid, lalu karang taruna, pembangunan stasiun kereta api, Pelabuhan Linau, Pantai Panjang, View Tower, jalan tol dan lain-lain yang membuat masyarakat masih sangat merindukan Agusrinuntuk memimpin kembali Provinsi Bengkulu ini, khususnya dalam lima tahun mendatang,” tutup Jaya Marta.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00