• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DPRD : Realisasi Jalan Tol Bengkulu Tahap I Menunggu Pembebasan Lahan Tuntas

26 January
19:07 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Realisasi rencana pembangunan jalan Tol tahap pertama dari Kota Bengkulumenuju Taba Penajung Kabupaten Bengkulu Tengah, tinggal menunggu pembebasan lahan masyarakat yang terdampak selesai dilakukan.

Hal itu terkuak dari koordinasi lembaga DPRD Provinsi Bengkulu dengan pihak Hutama Karya (HK) selaku pihak pelaksana di lapangan.

“Pihak HK sampai saat ini belum bisa memulai pekerjaannya, karena proses pembebasan lahan yang dinilai telah banyak memakan waktu,” ungkap anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi, ketika realisasi pembangunan jalan Tol Bengkulu-Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan.

Dikatakan Jonaidi, dengan masih belum selesainya proses pembebasan lahan milik masyarakat tersebut, diharapkan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)selaku leading sector pembebasan lahan beserta Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN)Kota Bengkulu, dan BPN Kabupaten Bengkulu Tengah, untuk dapat menuntaskan draft perencanaan penyelesaiannya.

Termasuk, finalisasi data lahan yang bakal dibebaskan. Mengingat PT HK sendiri juga sudah siap melakukan pembangunan jalan tol.

"Untukanggaran ganti untung lahan masyarakat yang terdampak, dari konfirmasi kita (DPRD,red) juga sudah ada. Jadi hendaknya proses pembebasan lahan masyarakat ini dapat segera dituntaskan," tegas Politisi Gerindra ini, Minggu, (26/1/2020).

Selain itu dijelaskan Anggota DPRD Provinsi dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Seluma ini, dari hasil sidak yang telah dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu, terkait pembebasan lahan initidak ada permasalahan dan diketahui mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan.

Bahkan dari masyarakat yang lahannya terdampak siap menerima ganti untung yang diberikan. Sehingga pihaknya mempertanyakan permasalahan apa lagi hingga pembebasan lahan belum juga tuntas.

“Dari pengakuan PT HK, disaat pembebasan lahan tuntas, akan angsung aksidilapangan. Apalagi saat ini PT HK sudah bekerja menyiapkan beberapa kebutuhan material untuk pembangunan jalan tol. Misalnya, membuat rangkaian besi dan kebutuhan lainnya. Sehingga disaat lahan sudah selesai clear, akan langsung melakukan pembangunan,” terangnya.

Lebih lanjut ditambahkan, berdasarkan hasil koordinasi pihaknya juga, untuk pembangunan jalan tol sesi pertama dengan panjang sekitar 17 Kilometer (Km) tersebut, ditargetkan rampung Juli 2021 mendatang. Sehingga jika dihitung dari sekarang, pihak HK hanya memiliki waktu sekitar 18 bulan saja lagiuntuk menyelesaikannya.

“Diharapkan proses pembebasan lahan bisa cepat selesai, karena setelah 18 bulan kedepan, akan kembali dilanjutkan untuk sesi kedua, Taba Penanjung-Kepahiang,” tutup Jonaidi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00