• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Minta Direvisi, Fraksi PDIP dan Gerindra Soroti Retribusi Liputan di Cagar Budaya di Bengkulu

24 January
18:15 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Dalam Rapat ParipurnaDPRD Provinsi Bengkulu dengan agenda usulan revisi Perda No.11 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu dan perubahan kedua atas Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha pada Jumat, (24/1/2020), dua fraksi menyoroti pungutan retribusi peliputan media cetak dan elektronik di objek wisata cagar budaya di Bengkulu, tepatnya ke Rumah Bung Karnodan Benteng Marlborough.

Dua fraksi tersebut, PDIP yang memiliki 7 kursi, dan fraksi Gerindra dengan 6 kursinya di DPRD Provinsi Bengkulu.

Juru bicara Fraksi PDIPDPRD Provinsi Sudirman menyampaikan, pihak eksekutif dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov)seharusnya juga merevisi aturan terkait biaya liputan untuk media baik cetak maupun elektronikdi cagar budaya Rumah Pengasingan Bung Karno, Bengkulu.Terlepas yang dilakukan insan pers itu, liputan komersial atau non komersial.

"Publikasi dari media massa itu sangat diperlukandalam rangka mempromosikan objek wisata yang dimilikidaerah Bengkulu," kata Politisi PDIP ini.

Sementara itu, juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Provinsi, M. Gustiadi meminta, Pemprov untuk melakukan perubahan terhadap Perda yang ada.Dimana pihak Pemprov memasang tarif resmi secara transparan dari retribusi Perdadimaksud.

"Kita (Fraksi Gerindra,red) menilai itu bertentangan dengan kebebasan pers yang telah diatur Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999. Jadi kita minta Perda itu juga direvisi," kata Anggota DPRD Provinsi Bengkulu daerah pemilihan (dapil) KabupatenLebong dan Rejang Lebongini.

Sementara diketahui, berdasarkan Perda No. 12 tahun 2017 tentang perubahan kedua atas Perda No. 10 tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha rumah bung karno, untuk karcis masuk orang dewasa sebesar Rp. 3.000,-. Lalu karcis masuk anak-anak sebesar Rp. 2.000,- . Kemudian kegiatan pengambilan gambar atau prewedding sebesar Rp. 150.000,- dan kegiatan peliputan media massa cetak dan elektronik sebesar Rp. 200.000,-.

Bahkan dari pantauan, ada pengumuman yang terpajang ketika akan masuk ke Rumah Pengasingan Bung Karno memberikan catatan, camera tidak boleh di bawa masuk (harus ditutup), kecuali Hp dan camera digital.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00