• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

La Nyalla ke Bengkulu, Gubernur Paparkan Wacana Buka Koneksitas Bengkulu

21 January
17:22 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Kunjungan kerja (kunker) Ketua DPD RILa Nyalla Mattalitti bersama Anggota DPD RI dari Dapil se Sumatera ke tanah kelahiran sang penjahit 'Merah Putih' Bengkulu, telah dimanfaatkan Gubernur Rohidin Mersyah untuk memaparkan langkah membuka konektivitasProvinsi Bengkulu.

Lantaran letak Bengkulu yang terkurung dengan hutan lindung Bukit Barisan dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, serta bebatasan dengan 4 provinsi, yakni Lampung, Jambi, Sumatera Barat (Sumbar)dan Sumatera Selatan (Sumsel) secara geografis, cukup menjadi strategis.

“Belum lagi Bengkulu memiliki pelabuhan di mulut samudera, yakni Pelabuhan Pulau Baai, sangat potensial menjadi jalur logistik alternative.Mengingat kedepannya jalur Selat Malaka semakin padat," papar Rohidin saat pertemuan dengan Ketua DPD RI di gedung Balai Raya Semarak Bengkulu.

Selain itu menurut Gubernur Rohidin, dengan posisi angka kemiskinanProvinsi Bengkulu, masih berada di atas rata-rata nasional, memang diperlukan sinergi yang membangun bersama seluruh level pemerintahan dan lembaga, sehingga upaya menekan angka kemiskinan secara progresifkedepannya.  

"Kini di angka 15 persen, menurunannya cukup progresif. Apalagi kalau konektivitas segera dibuka, struktur kelembagaan daerah dan perguruan tinggi di-upgrade,kita optimis Bengkulu akan lebih berkontribusi dalam pembangunan nasional," ucapRohidin, Selasa, (21/1/2020).

Lebih lanjut Rohidin meminta lembaga DPD RI dengan semangat baru akan lebih mantap meyakinkan pemerintah pusat. Dimana konektivitas darat, dan pengembangan Pelabuhan laut dan juga udara, bukan hanya berdampak positif bagi Bengkulu saja, tetapi juga untuk nasional.

“Hasil kajian bersama Bank Indonesia, outlook peningkatan ekonomi ketika tol laut sisi barat Sumatera terkoneksi, tol trans sumatera tersambung, sumbangsih peningkatan ekonomi bisa mencapai 0,7. Untuk itu hasil Rapat Koordinasi (Rakor)Gubernur se-Sumatera tahun 2019 lalu, kami merekomendasikan konektivitasdimaksud. Oleh karena itu diminta DPD dari Bengkulu, dan dari provinsi tetangga, khususnya kepada ketua juga, agar mendorong bersama supaya terwujud," harapGubernur.

Sementara itu, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti menyatakan, aspirasi dari daerah akan dibahas di Senayan dan menjadi rekomendasi pemerintah pusat agar bisa direalisasikan.

"Konektivitas dan juga alih status IAIN menjadi UIN pasti kita dorong bersama.Apalagi ini DPD dari Bengkulu juga memiliki semangat yang sama," ujar La Nyalla.

Disamping itu berbicara soal Bengkulu, dijelaskannya, permasalahannya ada pada infrastruktur dan konektivitas, serta kemiskinan.

Untuk itu ia menyarankan Pemda ahgar mengembangkan UMKM dan pengusaha lokal, karena pihaknya akan mendorong program kolaborasi lintas kementerian untuk percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Kita mendorong program-program kolaborasi lintas kementerian. Maka kebutuhan infrastruktur kemudian juga pemberdayaan bisa dikerjakan bersama-sama," tutup La Nyalla.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00