• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Delapan Kandidat Cagub dan Cawagub Bengkulu Ikuti UKK di DPP PKB

15 January
17:39 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Setelah sebelumnya mendaftarkan diri, sebanyak 8 dari 10 kandidat calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang akan maju pada Pilkada serentak tahun 2020 ini, pada Rabu, (15/1/2020) mengukuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK)di DPP PKB.

Ke 8 kandidat yang 6 orang diantaranya cagub Bengkulu adalah, Rohidin Mersyahsebagai petahana Gubernur, Leny HaryatiJohn Latief merupakan politisi Nasdem, Ahmad Hijazisaat ini menjabat Bupati Rejang Lebong, dan Izda Putrasekarang masih sebagai Birokrat Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai cagub. Sedangkan dua kandidat cawagub, Alpian Tonimerupakan tokoh muda dari Nahdatul Ulama (NU) dan Herliardo yang merupakan Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu.

“Dua kandidat cagub yang tidak hadir adalah, Imron Rosadi yang merupakan politisi Golkar sekarang menjabat Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dan Agusrin M. Najamudin yang pernah menjabat Gubernur Bengkulu,” ungkap Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu Herliardo ketika dihubungi via telpon seluler.

Dikatakan Herliardo, dengan tidak hadirnya kedua kandidat cagub Bengkulu yang ingin menggunakan perahu PKB dengan modal 4 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu, diserahkan sepenuhnya ke DPP untuk memutuskan seperti apa nantinya.

“Kita ikut dengan keputusan DPP PKB di Jakarta. Lantaran dalam pengusungan pada Pilkada serentak tahun ini di Provinsi Bengkulu, diputuskan oleh DPP, tapi tetap mempertimbangkan rekomendasi dari DPW PKB Provinsi Bengkulu,” ujarnya, Rabu, (15/1/2020).

Lebih lanjut ditambahkan, pasca selesai UKK ini, pihak DPP PKB belum langsung memutuskan siapa yang akan diusung pada Pilgub Bengkulu. Mengingat terlebih dahulu juga masih melihat hasil survei.

"Untuk survei teknisnya DPP langsung, apakah diserahkan pada kandidat atau malah DPP yang menyurvei ditengah-tengah masyarakat Provinsi Bengkulu," singkat Herliardo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00