• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Hasil 105 Penindakan, Bea Cukai Musnahkan Sitaan Negara Senilai Rp 697 Juta

12 December
10:45 2019
1 Votes (5)

BENGKULU, KBRN: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkulu, Kamis pagi (12/12/2019), memusnahkan barang bukti sitaan hasil penindakan hingga Oktober 2019 senilai lebih dari Rp 697 juta.

"Barang sitaan yang sudah ditetapkan menjadi milik negara itu berpotensi merugikan keuangan negara senilai Rp 464.554.100," sebut
Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkulu Indriya Karyadi.

Dikatakan Indriya, capaian KPPBC tersebut tak lepas dari peran serta dan kerja sama dengan instansi penegak hukum lainnya sebagai upaya memberantas peredaran barang illegal, khususnya di wilayah Provinsi Bengkulu. "Ini hasil dari 105 kali penindakan selama periode sampai Oktober 2019," ujarnya.

Indriya menguraikan salah satu fungsi utama Bea dan Cukai adalah membatasi, mengawasi, dan atau mengendalikan produksi, peredaran dan konsumsi barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristik dapat membahayakan kesehatan, lingkungan, ketertiban dan keamanan masyarakat. "Jadi Bea Cukai itu tugasnya sebagai comodity protecktor dan melindungi wilayah perbatasan serta seluruh masyarakat Indonesia dari peredaran barang illegal," jelasnya.

Adapun barang sitaan selama periode 2018 hingga Oktober 2019 yang dimusnahkan terdiri dari hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) dan minuman mengandung etil alkohol illegal serta barang impor yang tidak memenuhi ketentuan larangan dan atau pembatasan.

Rincian barang illegal itu terdiri atas 916.100 batang rokok, 94 botol HPTL, dan 114 botol minuman mengandung etil alkohol. 

KPPBC juga menyita 68 paket barang illegal yang dikirim via pos dengan rincian: 8 paket alat kesehatan, 6 paket bibit dan benih tanaman, 33 paket kosmetik, obat-obatan dan bahan kimia, 5 paket pakaian, 3 paket anak panah, 6 paket barang pornografi, 1 pakek kehutanan, 5 paket makanan dan minuman, dan 1 paket injector.

"KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkulu juga telah melakukan dua kali penyidikan tindak pidana di bidang Cukai pada tahun 2019 dan berkas sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaaan Tinggi Provinsi Bengkulu," tambah Indriya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00