• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DPRD Minta Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi Untuk Bengkulu

8 December
14:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Hasil dari kunjungan kerja (kunker) ke Direktorat Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan)RI, Komisi II DPRD Provinsi Bengkulumeminta,agar tahun depan jatah kuota pupuk bersubsidi untuk Provinsi Bengkulu bisa ditambah.

Usulan penambahan tersebut, karena dari aspirasi para petani mengeluhkan langkanya pupuk bersubsidi./

Kami telah mendatangi Direktorat PSP Kementan RIdan sudah menyampaikan agar kedepan kuota pupuk untuk Bengkulu bisa ditambah semaksimal mungkin,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Herizal Apriansyah, ketika dihubungi wartawan di Bengkulu.

Menurut Herizal, dari koordinasi pihaknya dengan Kementan, untuk anggaran pupuk subsidi dari pemerintah pusat baru bisa memehui 30 persen dari permintaan petani di Provinsi Bengkulu.

Kuota pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat untuk petani di Bengkulu baru 30 persen. Sedangkan kebutuhan mencapai 50 ribu ton pertahun. Artinya kalau 30 persen kuota untuk kita baru dibawah 20 ribu ton, makanya tidak dapat memenuhi jatah pupuk kita se-Provinsi Bengkulu,” ujarnya, Minggu, (8/12/2019).

Dengan kondisi demikian dijelaskan Anggota DPRD Provinsi dari Dapil Kabupaten Rejang Lebong dan Lebong ini, pihak Kementan agar dapat menambah kuota pupuk subsidi, maupun penambahan kuota untuk distribusi pupuk non subsidi.

Usulan penambahan kuota pupuk tersebut agar kebutuhan petani kita bisa terpenuhi. Kemudian yang kedua, dalam distribusi pupuk kita di daerah, itu masih lemah pengawasan. Sebab ternyata pengawasan distributor kemudian pengawasan pangkalan, itu wewenangnya dari pihak perusahaan, dan bukan dari dinas teknis,” terangnya.

Lebih jauh politisi PKS Bengkulu ini juga tidak menginginkan peruntukan pupuk bersubsidi disalah gunakan. Mengingat sinyalamen yang berkembang, ada oknum distributor bermain.

Untuk itu pihaknya juga mengusulkan adanya badan pengawas yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi, dengan anggotanya pihak dinas pertanian, kejaksaan, kepolisian.

“Dengan dibentuknya badan pengawas, pendistribusian pupuk di Bengkulu diharapkan bisa lebih tepat sasaran. Makanya kita segera sampaikan ke dinas teknis,” tukas Herizal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00