• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kematian Sejumlah Penyu Dekat PLTU Bengkulu, Perlu Investigasi Lanjutan

7 December
15:29 2019
1 Votes (1)

KBRN, Bengkulu : Menyikapi matinya sejumlah penyu di dekat lokasi PLTU Batu Bara 2x100 Megawatt Bengkulu, Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu dengan didampingi dinas teknis di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov), telah melakukan sidak lapangan.

Dalam sidak tersebut, selain para wakil rakyat tersebut meninjau lokasi pembuangan air bahang PLTU yang terletak di Teluk Sepang Kota Bengkulu, juga tim dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) langsung melakukan uji lab kembali, dan mengambil sample air bahang untuk dilakukan uji lab ke luar Bengkulu.

Dari hasil uji lab lapangan, disebutkan air limbah PLTU masih berada dalam ambang baku mutu atau diduga belum tercemar. Bahkan dijumpai sebagian masyarakat ada yang memancing ikan di pesisir laut yang juga tidak jauh dari pembuangan air bahang PLTU.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Yurman Hamedi menyatakan, meski dari hasil sidak memang belum ditemukan dugaan pencemaran terhadap air limbah PLTU, sehingga pihaknya belum bisa menjawab secara pasti penyebab matinya salah satu hewan yang di lindungi itu, totalnya sudah 12 ekor.

Oleh karena itu, diakui Yurman, menyikapi masalah ini masih perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut, sehingga benar-benar dapat diketahui penyebab kematian penyu-penyu dimaksud. Apalagi sebagian masyarakat ketika dijumpai di lapangan, juga masih berfikir positif terkait keberadaan PLTU.

“Penyebab matinya sejumlah penyu itu masih perlu dilakukan investigasi, sembari juga sample air bahang PLTU telah kita (legislatif,red) ambil, juga akan dilakukan uji lab ke luar Bengkulu, sebagai bahan perbandingan,” terangnya, Sabtu, (7/12/2019).

Lebih jauh ditambahkan Anggota DPRD Provinsi dari Dapil Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah ini, pentingnya dilakukan investigasi, bahkan jika perlu dibentuk tim khusus tersebut, agar isu penyebab matinya sejumlah penyu-penyu yang sepengetahuannya daya tahannya kuat tersebut, tidak lagi simpang siur.

Mengingat di satu sisi, daerah memang membutuhkan PLTU, disisi lain kondisi lingkungan juga harus tetap terjaga dengan baik.

“Dengan banyaknya pihak yang akan dilibatkan dalam investigasi kematian sejumlah penyu-penyu, diharapkan dapat mengungkap kejadian yang sebenarnya. Kemudian, kita juga mengusulkan kepada pihak PLTU untuk bisa dipasang CCTV sekeliling termasuk di tempat pertemuan air bahang PLTU dengan air laut,” pungkas Yurman.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00