• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sorot Ambruknya Jembatan Air Nipis, DPRD Provinsi Bengkulu Bakal Tinjau Lokasi

6 December
15:03 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Terkait ambruknya jembatan Air Nipis di Desa Suka Negeri, Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan, yang pembangunannya sedang dalam pengerjaan fisikbaru-baru ini, pihak Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu akan melakukan peninjauan lokasi.

“Kita sudah jadwalkan mulai Senin lusa, para wakil rakyat di Komisi III DPRD Provinsi dibawah menjadi dua kelompok, satu kelompok sidak realisasi pembangunan proyek yang dianggarkan dalam APBD provinsi tahun ini ke arah Kepahiang, Rejang Lebong dan Lebong. Satu kelompok lagi ke arah Seluma, Bengkulu Selatan dan Kaur. Khusus kearah Bengkulu Selatan fokus utama melihat jembatan yang ambruk di Air Nipis,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi, kepada sejumlah wartawan di gedung DPRD Provinsi.

Diakui Sumardi, untuk saat inipihaknya memang belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait ambruknya jembatan dimaksud, tetapi setelah dilakukan pengecekan ke lokasi dengan didampingi dinas teknis, akan ada jawabannya.

“Kita dari legslatif memang menyayangkan hal tersebut sampai terjadi, karena jika memang terjadi kesalahan spesifikasi teknis, kami (legislatif,red) akan mendorong pihak Inspektorat dan aparat penegak hukum, untuk menindak lanjutinya. Oleh karena itu gunanya sidak lapangan terhadap penggunaan uang rakyat yang dianggarkan dalam APBD Provinsi Bengkulu tahun 2019 sebesar Rp. 14 milyarini, sebagai fungsi kontrol dari lembaga legislatif,” kata Politisi Golkar ini, Jumat, (6/12/2019).

Lebih lanjut Anggota DPRD Provinsi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bengkulu ini juga sempat mempertanyakan ambruknya jembatan yang disebut-sebut karena faktor bencana alam tersebut, tetapi kenapa justru jembatan yang lama berada di sebelahnya, dari laporan yang diterima justru tidak mengalami kerusakaan apapun.

Untuk itu, setelah melakukan pengecekan lapangan, hasilnya secara teknis akan dipertanyakan kepada pihak yang berkompeten, sebagai data penguatan terkait ambruknya jembatan penghubung masyarakat Desa Suka Negeri, Kecamatan Air Nipiske kota Manna Bengkulu Selatan ini, menjadi lebih jelas lagi letak kesalahannya.

“Kita akan sampai kondisi sesungguhnya kepada publik nantinya, sehingga masyarakat tahu peruntukan uang rakyat. Kita akan libatkan tim teknis nantinya, melihat masalah sesungguhnyab terhadap amruknya jembatan dimaksud,” terangnya.

Selain itu ditambahkan, dengan kondisi ambruknya jemabatan Air Nipis tersebut, dipastikan juga untuk pembangunannya tidak akan selesai dalam tahun anggaran ini.

“Dengan tidak selesainya pembangunan jembatan yang informasinya baru dikerjakan 56 persen dikurangi kejadian ambruk, tidak menutup kemungkinan pihak rekanan yang mengerjakannya akan dilakukan pemutusan kontrak. Itu tergantung keputusan dinas teknis atau Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi nantinya,” demikian Sumardi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00