• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Dinas PUPR Bengkulu Peringatan Harbak ke-74, Jembatan Air Nipis “Ambruk”

3 December
19:16 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Momentum peringatan Hari Bhakti (Harbak) ke-74 Pekerjaan Umum (PU) tahun 2019 ini, sepertinya harus benar-benar membangkitkan semangat baru dan berbenah dalam pembangunan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)Provinsi Bengkulu. Pasalnya, bertepatan dengan peringatan Harbak kali ini, salah satu proyek jembatan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu melalui pihak rekanan, telah ambruk akibat hujan deras yang melanda sejak Senin (2/12/2019)malam.

Jembatan yang pembangunannya sepanjang 90 meter dengan pagu anggaran Rp. 14 milyar lebih, saat ini pengerjaan sekitar 56 persen telah ambruk diduga dihantam derasnya air sungai tersebut, terletak di Desa Suka Negeri, Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Mulyani ketika dikonformasi mengakui, telah mendapat info dari Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Bengkulu yang berada dilapangan, jembatan tersebut terjadi pergeseran dan bisa ditindak lanjuti menggunakan alat berat excavator. Sehingga secara teknis, jembatan itu juga harus dibongkar.

"Kita (tim Dinas PUPR,red) saat ini sedang mengecek apakah memang ada kelemahan dan kekurangan kontruksi jembatandimaksud. Hasil pastinya belum kita ketahui penyebab ambruknya jembatan,” katanya, Selasa, (3/12/2019).

Sementara itu, Wakil Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah saat memimpin upacara peringatan Harbak ke 74 PU di Bengkulu menyatakan, agenda pembangunan infrastruktur di Bengkulu cukup banyak, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan serta infrastruktur stategis. Untuk itu harus diselesaikan sesuai apa yang direncanakan, seperti yang tertuang dalam visi-misi Gubernur Bengkulu.

" terkait infrastruktur dan lainnya, kita dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu memastikan pekerjaan kedepan, akan semakin berat. Untuk itu, kita harus bersama-sama dalam melaksanakannya,"tukasnya singkat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00