• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Senator Kanedi Gelar Mimbar Rakyat, Gubernur Bengkulu Terima Masukan

16 November
21:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Kegiatan Mimbar Rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Provinsi Bengkulu, yang diinisiasi Anggota DPD RI Ahmad Kanedi pada Sabtu, (16/11/2019) sore, berbagai gagasan, masukan dan saran telah disampaikan untuk memajukan Provinsi Bengkulu, agar bisa maju dan berkembang lagi.

Diantara gagasan, masukan dan saran yang diterima langsung oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyahpada kegiatan Mimbar Rakyat, soal masalah lingkungan terutama terkait keberadaan PLTU Batu Bara Teluk Sepang, dan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bagi masyarakat Provinsi Bengkulu.

Seperti diutarakan tokoh muda Bengkulu Prihatno, dalam Mimbar Rakyat yang dikemas dalam bentuk Nongkrong, Minum Kopi dan Diskusi (Nongkopdasi), yang diikuti Kepaolda Bengkulu Brigjen Pol. Supratman, Penjabat Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, para mahasiswa, tokoh masyarakat dan insan pers di Bengkulu.

Disebutkan, keberadaan PLTU Batu Bara Teluk Sepang, disatu sisi memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat, namun disisi lain juga ada dampak negatifnya. Terutama soal limbah yang diduga akan mencemari lingkungan.

"Dengan dugaan limbah tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) agar dapat menindak lanjutinya, karena jika dibiarkan tentu akan memberikan dampak kurang baik bagi daerah dan masyarakatBengkulu," katanya.

Adapun masukan lain juga dikatakan Ketua KADIN Bengkulu Ade Tarigan, dalam memajukan pelaku UsahaKecil Menengah (UKM), agar Pemprov memberikan bantuan alat produksi.

"Para pelaku usaha kecil yang kita bina membutuhkan bantuan alat produksi pisang. Diharapkan adanya bantuan dari Pemprov nantinya,” pintanya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah ketika menyikapi berbagai aspirasi dimaksud menyatakan, soal lingkungan tentu akan direspon, karena tanggung jawab pembangunan tidak hanya melihat infrastruktur dan sebagainya, tetapi bagaimana mempertahankan konservasi lingkungan juga menjadi perhatian, sehingga bisa tetap terpelihara dan terjaga dengan baik.

“Kerusakaan lingkungan yang terjadi sekarang itu juga disebabkan karena kebijakan masa lalu. Maka kita (Pemprov,red) akan perhatian masalah tersebut, sebab saya menginginkan pembangunan secara ekonomi tumbuh, sosial berkeadilan dan lingkungan bisa terpelihara, termasuk juga soal bantuan yang dibutukan para UKM, kita akan anggarkan dalam APBD tahun depan,” ucap Rohidin.

Disisi lain Gubernur Rohidin juga menyampaikan, membangun Bengkulu yang saat ini memasuki usia 51 tahun dan kedepannya juga membutuhkan kebersamaan. Oleh karena tanpa kebersamaan diyakini, akan sulit mewujudkan cita-cita besar yang ingin dicapai, seperti, upaya bersama-sama menjadikan Polda Bengkulu baik tipe A dan rencana pembangunan jalan tol.

“Saya mengajak di momentum usia ke 51 Provinsi Bengkulu mari bersama-sama membangun Bengkulu, karena masih banyak rencana besar yang ingin kita capai kedepannya, diantaranya membangun stadion sepak bola bertaraf internasional di Bengkulu,” imbuh Gubernur Bengkulu ke 10 ini.

Dibagian lain, Senator Kanedi menjelaskan, tujuan kegiatan mimbar rakyat ini semata-mata untuk membangun semangat kebersamaan dalam memajukan Provinsi Bengkulu. Apalagi sejalan dengan tema kegiatan ini “besamo mangko nyo nyadi”, pihaknya akan terus menampung aspirasi dari berbagai elemen masyarakat dan hasilnya direkomendasikan kepada Pemprov Bengkulu.

“Saya lihat kemajuan Provinsi Bengkulu sampai di usia 51 tahun ini, sudah sangat baik dan diharapkan tidak berhenti disini, tapi kedepan bisa jauh lebih baik lagi. Untuk itu perlu kebersamaan membangun dan memajukan daerah yang kita cintai ini. Apalagi dilihat dari segi keamanan dan ketertiban, Bengkulu termasuk tingkat kantibmas terbaik di Indonesia,” ajak Senator Bengkulu ini.

Lebih jauh dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Bang Ken juga menyarankan, untuk memajukan Provinsi Bengkulu pada masa mendatang perlu peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), terkait infrastruktur dasar, perbanyak program di sektor ekonomi, pendidikan dan perlunya penanaman nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat serta generasi penerus bangsa.

“Bagi yang sudah baik, pertahankan dan jika perlu terus ditingkatkan. Sedangkan yang masih kurang, kita benahi secara bersama-sama, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik bebas praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” tutup Kanedi.   

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00