• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kemen-PUPR Diharapkan Mengakomodir Kekurangan Dana Pembangunan Jalan Ring Road

12 October
18:41 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah atas nama Pemerintah Provinsi(Pemprov), secara resmi telah melayangkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat(PUPR), terkait kekurangan anggaran dana untuk pembangunan jalan ringroad Nakau-Air Sebakul Kota Bengkulu.

Hal itu dilakukan, lantaran pihak Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1, kekurangan anggaran dana tersebut khususnya untuk pembangunan jembatan layang yang berada di ruas jalan ringroad, dengan nilainya mencapai Rp. 12 miliar.

“Surat yang disampaikan ke Kementrian PUPR, agar bisa mengakomodir penganggaran pembangunan jalan ringroad itu sebesar Rp 10 miliar, dalam tahun ini. Sehingga pembangunan jembatan layang tersebut bisa dilanjutkan di tahun ini juga, karena ditargetkan pada tahun 2020 mendatang jalan ringroad itu sudah bisa difungsikan,” ujarnya, Sabtu, (12/10/2019).

Selain itu untuk kekurangan sebesar Rp. 2 miliar lagi, dikatakan Rohidin, bisa dicarikan alternatif lainnya.Pasalnya kekurangan dana tersebut, bukan karena tanpa sebab, tetapi disebabkan kekurangan pancang beton untuk dipasang diatas rawa dalam, dari rancangan sebelumnya.

“Dengan kekurangan dana itu juga mengharuskan pihak Balai Bina Marga melalui PJN wilayah 1, merubah kembali perencanaan serta kontrak kerjanya, lantaran volume pekerjaannya berubah,” jelasnya.

Lebih jauh ditambahkan Rohidin, jalan ringroad tersebut sangat penting sekali dioperasikan.Mengingat hadirnya jalan itu, bisa sebagai jalur alternatif lain bagi transportasi angkutan barang dan bahan tambang ke pelabuhaan Pulau Baai Bengkulu.

“Jalan itu juga termasuk menjadi solusi, agar kendaraan angkutan dengan kepasitas berat tidak lagi masuk jalur jalan tengah kota dan merusak jalan. Untuk itu ditargetkan Pemprov Bengkulu agar jalan tersebut pada tahun depan sudah bisa dioperasikan,” tutup Gubernur Rohidin.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00