• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Senator Riri Minta Kejadian Menimpa Menko Polhukam Disikapi Serius

11 October
16:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Adanya kejadian penusukan yang menimpa Menko Polhukam Wiranto, agar dapat disikapi secara serius. Mengingat sebagai salah satu pejabat tinggi negara, seharusnya ada pengawalan khusus pada saat kunjungan kerjanya. Begitu juga dengan lokasi, semestinya sudah dalam kondisi steril.

“Saya lihat dan amati di media sosial memang banyak beredar video kejadian penusukan terhadap Menko Polhukam, ada juga kontroversinya. Tapi ini merupakan ancaman serius yang memang benar-benar terjadi, perlu ditelusuri sampai tuntas dan jangan sampai kejadian serupa kembali terulang lagi,” kata Anggota DPD RI dari Provinsi Bengkulu H. Riri Damayanti John Latief, ketika ditanya tanggapannya seputar kejadian menimpa Menko Polhukam Wiranto, dalam kunjungan kerjanya ke Pandeglang, Banten.

Dikatakan Riri, pentingnya pemerintah bersama pihak terkait dalam menyikapi kejadian menimpa Menko Polhukam, karena tidak menutup kemungkinan oknum-oknum ataupun pihak yang mempunyai kekecewaan terhadap pejabat maupun wakil rakyatnya, akan melakukan hal serupa.

Apalagi karena tugas dan tanggung jawabnya sebagai pejabat dan wakil rakyat, akan selalu turun ke lapangan, baik untuk meninjau maupun melakukan tugas-tugasnya.

“Jika hal ini dibiarkan, dikawatirkan adalah kejadian serupa tidak menutup kemungkinan kembali terjadi. Apalagi di saat mereka (pejabat dan wakil rakyat,red) melakukan kunjungan kerja di tengah masyarakat,” ujar Senator Riri, Jumat, (11/10/2019).

Kendati demikian Senator dari Bengkulu ini juga mengharapkan, kejadian yang menimpa Menko Polhukam agar dapat diusut tuntas hingga pencari serta menangkap dalangnya. Sehingga masyarakat tidak lagi bingung dengan opini yang terus berkembang di tengah masyarakat.

“Dengan diusut tuntas kejadian tersebut, masyarakat tidak lagi beropini lain,” jelasnya.

Sementara untuk diketahui, pada Kamis 10 Oktober 2019 kemarin, Menko Polhukam Wiranto diserang oleh orang tidak dikenal ketika kunjungan kerja ke Pandeglang, Banten. Dalam kejadian itu, Menko Polhukam dikabarkan terkena dua tusukan benda tajam pada bagian perut.

Dengan kejadian itu, awalnya Wiranto mendapatkan perawatan di RSUD Berkah, Pandeglang, kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Disamping Wiranto, tiga orang lainnya juga terkena tusukan pelaku, yaitu ajudan Wiranto, Kapolsek Menes Pandeglang Kompol Daryanto, dan seorang pegawai Universitas Mathla'ul Anwar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00