• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Personil BPBD dan Kepolisian Diturunkan Bantu Tangani Kebakaran di Pulau Enggano

17 September
18:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Lantaran kembalinya terjadi kebakaran lahan di beberapa titik di wilayah Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Utara dengan di back up sejumlah aparat kepolisian, diturunkan ke Pulau Enggano.

Diturunkannya personil BPBD dan aparat keamanan itu selain untuk ikut memadamkan api, juga mengantisipasi agar kebakaran tidak tidak terjadi lagi dan semakin meluas.

“Personil BPBD dan kepolisian diberangkatkan ke Enggano, serta siap bekerja dilapangan,” ungkap Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Rusdi Bakar kepada RRI Bengkulu.

Dikatakan Rusdi, dengan diturunkannya personil BPBD Bengkulu Utara bersama aparat kepolisian ke Pulau Enggano, bisa menambah kekuatan personil terutama dalam rangka membantu aparat Koramil, Polsek, Camat dan Kepala Desa (Kades) serta masyarakat setempat untuk memadamkan titik api. Apalagi sebelumnya juga sempat terjadi kebakaran puluhan hektar lahan di Pulau Enggano dan sudah dapat dipadamkan.

“Kali memang kembali terjadi, dan dengan diturunkan personil terkait ke Pulau Enggano, diharapkan dapat mengatasi persoalan kebakaran lahan tersebut, sekaligus mencari solusi agar kejadian serupa tidak terjadi kembali,” katanya, Selasa, (17/9/2019).

Lebih jauh Rusdi juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat, di saat musim kemarau ini, untuk dapat berhati-hati dengan api. Mengingat biasanya akibat dugaan kelalaian ataupun tidaknya dari masyarakat, misalnya, akibat membuang puntung rokok pada lahan kering, bisa saja menjadi awal mula kebakaran.

“Saya mengingatkan masyarakat yang memiliki lahan perkebunan, untuk saat ini agar tidak dulu membakar rumput kering, karena bisa saja api menjalar kemana-mana sehingga sampai mengakibatkan kebakaran lahan. Sedangkan disisi lain untuk memadamkan api, air yang tersedia tidak ada,” pungkas Rusdi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00