• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Dermaga Kahyapu Rusak, Warga Pulau Enggano Minta Solusi Pemerintah

19 August
19:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Keberadaan dermaga laut Kahyapu di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu saat ini mengalami kerusakan. 

Bahkan kerusakan dermaga tersebut tidak bisa bersandarnya Kapal Pulo Telo yang selain membawa penumpang dan BBM dan juga LPG, tidak bisa didistibusikan. Sehingga masyarakat Enggano telah mulai mengalami krisis BBM dan LPG. 

"Krisis BBM dan LPG di Enggano sudah terjadi sejak 3 pekan terakhir. Penyebabnya karena putusnya pendistribusian akibat dermaga rusak. Sehingga kapal Pulo Telo yang biasanya digunakan dalam pengangkutan BBM dan LPG, tidak bisa merapat ke Enggano," ungkap Ketua FKKD Kecamatan Enggano, Redy Heloman Kaitora, ketika dihubungi sejumlah wartawan di Bengkulu, via telpon seluler.

Diakui Redy, dampak krisis BBM dan LPG sudah sangat dirasakan masyarakat. Seperti BBM saja, lantaran tidak tersedia lagi menyebabkan banyak para pelajar tidak bisa pergi ke sekolah, karena jika berjalan kaki sangat jauh. 

"Biasanya mereka (pelajar, red) menggunakan ataupun diantar orang tua dengan kendaraan bermotor. Tapi karena BBM sudah habis, akhirnya tidak bisa ke sekolah," jelasnya, Senin (19/8/2019).

Selain itu untuk ketersediaan LPG, menurut dia, sebagian besar masyarakat saat ini kembali menggunakan kayu bakar, meski awalnya memang menggunakan kompor minyak tanah, tapi minyak tanah juga sudah habis. 

"Dengan kondisi itu diharapkan adanya solusi. Misalnya BBM dan LPG diberikan izin diangkut dengan menggunakan kapal perintis, karena jika menunggu perbaikan dermaga bisa lama," imbuhnya. 

Sementara secara terpisah, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Tantawi Dali meminta, agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) ataupun Kabupaten Bengkulu Utara mencarikan solusi terbaik untuk mengatasi krisis BBM dan LPG yang dialami masyarakat Enggano. Mengingat bagaimanapun juga masyarakat disana juga merupakan masyarakat Provinsi Bengkulu. 

"Kita juga mendesak dicarikan solusi terbaik dalam masalah dimaksud, " terang Anggota DPRD Provinsi Dapil Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah ini. 

Lebih jauh mengenai kerusakan dermaga, dari informasi terakhir yang diterima jelasnya, sudah di usulkan perbaikannya oleh Dinas Perhubungan Provinsi kepada Kementerian Perhubungan RI. Sedangkan menyangkut krisis BBM dan LPG disarankannya jangan sampai menunggu dermaga selesai diperbaiki, tapi bisa segera disalurkan melalui kapal perintis. 

"Sebaliknya masalah kerusakan dermaga Kahyapu harus disikapi dengan segera, dan jangan ditunda-tunda," tukas Politisi Nasdem Bengkulu ini. (rep/red) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00