• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Dua Cawagub Bengkulu Ditetapkan, Mekanisme Pemilihan Musyawarah dan Voting

12 August
18:02 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Melalui Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu pada Senin, (12/8/2019) telah menetapkan dua calon wakil gubernur (cawagub) Bengkulu.

Kedua cawagub yang ditetapkan beserta nomor urutnya melalui Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi, Ihsan Fajri, dan akan dilakukan pemilihannya pada Selasa, (12/8/2019) besok, adalah nomor urut 1 Dedy Ermansyah dan nomor urut 2 Muslihan DS.

“Untuk  penetapan nomor urut wagub itu berdasarkan abjad,” ungkap Ketua Panitia Pemilihan (Panpel) Wagub Bengkulu, Khairul Anwar, seusai paripurna.

Dikatakan, sesuai dengan tata tertib yang telah disusun dan disahkan, dalam proses pemilihan wakil gubernur(pilwagub)Bengkulu, para wakil rakyat Provinsi, akan menggunakan dua sistem. Dimana, pertama musyawarah untuk mencapai kemufakatan dari kedua cawagub. Jika tidak tercapai, selanjutnya baru mekanisme voting. Voting dilakukan secara tertutup dengan mencoblos surat suara yang telah dibuat,” ujarnya.

Politisi PDIP ini menjelaskan, untuk surat suara sendiri sebanyak 132 lembar menyerupai Pemilu Presiden (Pilpres) lalu atau disediakan mengantisipasi apabila terjadinya pemilihan ulang, karena hasil perolehan suara sama dari kedua calon.

“Jika surat suara habis, lantaran perolehan suara tetap juga hasilnya sama, maka kita dari pihak panpel menyerahkan kepada parpol pengusung untuk menentukannya,” terangnya.

Lebih jauh untuk pemilihnya, merupakan anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Hanya saja karena salah satu calon sebagai calon wagub, sehingga hak suaranya hilang dan tinggal lagi 44 dari 45 suara. Begitu juga untuk jumlah kehadiran anggota dewan sendiri, sesuai tatibharus berjumlah minimal 2/3 atau sekitar 29 orang dari total anggota DPRD Provinsi.

“Dihimbau kepada 44 anggota DPRD Provinsi agar dapat hadir dalam pelaksanaan Rapat Paripurna terbuka untuk umum dengan agenda Pilwagub besok, karena jika tidak hadir dipastikan hak suara hilang,” katanya.

Sementara mengenai surat pengunduran diri Dedy Ermansyah yang masih berstatus anggota DPRD, ditambahkan, pihaknya sudah menerima dan telah disampaikan ke pimpinan DPRD Provinsi untuk diproses. Hanya saja untuk pemberhentiannya secara resmi, tentunya masih menunggu keputusan dari Mendagri.

“Surat pengunduran diri yang bersangkutan sudah diterima, tapi pemberhentian resminya ditetapkan oleh Mendagri melalui usulan Gubernur,” demikian Emi sapaan akrab Khairul Anwar ini. 

Disamping itu, Ketua DPW PKS Provinsi Bengkulu Sujono selaku pemilik tiga kursi di DPRD Provinsi akan memberikan suara hak pilihnya untuk kepentingan masyarakat Bengkulu.

“Terkait Pilwagub, kita keputusannya ada di struktur partai, kami sudah melakukan silaturahmi dan berbicara dengan dua calon yang merupakan putra terbaik Provinsi Bengkulu. Untuk itu tiga suara PKS ini akan satu suara, satu dukungan sesuai dengan keputusan partai,” ucapnya singkat.(rep/red)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00