• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DPRD Bengkulu : SILPA 2018 Bisa Dialokasikan Untuk Bayar Hutang Rekanan

18 July
18:52 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu menyebutkan, adanya nilai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) pada APBD Provinsi tahun 2018, dengan senilai Rp.213milyar lebih, bisa dialokasikan untuk pembayaran hutang pada pihak ketiga atau rekanan, dalam tahun anggaran 2019 ini.

“Pembayaran hutang kepada pihak ketiga itu, dengan catatan pengalokasian diusulkan dalam APBD Perubahan tahun inidan mengikuti mekanisme sebagaimana aturan yang berlaku. Seperti melampirkan hasil audit dari pihak yang berkompeten, mulai dari APIP, BPKP, dan BPK,” kata Anggota Banggar DPRD Provinsi, Jonaidi, kepada awak media di kantor DPRD Provinsi Bengkulu.

Sementara secara terpisah, Sujono dari Fraksi Keadilan dan Pembangunan DPRD Provinsi, H. Sujono menilai, terkait masalah pembayaran hutang bersumber dari SILPA, yang terpenting bukan pada bisa atau tidaknya dialokasikan, melainkan kenapa bisa sampai terjadi hutang dimaksud.

Dimana dikatakan, terjadinya hutang dan SILPA tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi seorang Kepala Daerah. Mengingat jika dibiarkanbisasaja nantinya, justru menjadi kebiasan, setiap kali adanya SILPAyangdibahas dalam APBD Perubahan, untuk membayar hutang.

"Kita ketahui, penyebab SILPA lantaran banyaknya anggaran yang sudah dialokasikan tidak terealisasi. Padahal seperti APBD tahun ini saja, disahkan November tahun lalu. Tapi realisasi dominannya dimulai pertengahan tahun anggaran. Untuk itu harus dilakukan evaluasi secara bersama-sama," sesalPolitisi PKS DPRD Provinsi ini.

Disamping itu sebelumnya, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan, terkait hal hutang tersebut harus dibayar, karena kewajiban dan sebagai bentuk tanggungjawab terhadap pada rekananyang sudah menjalankan program pembangunan daerah.

"Kita harapkan hutang pada rekanan atas realisasi anggaran tahun 2017 ataupun 2018lalu, tetap bisa dibayarkan dalam tahun anggaran 2019 ini," pungkas Rohidin singkat.(rep/red)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00