• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Imigrasi Nyatakan Dokumen 1.943 CJH dan Petugas Haji Asal Bengkulu Lengkap

17 July
00:22 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Bengkulu menyatakan, dokumen keimigrasian seluruh calon jamaah haji (CJH) ditambah petugas dan pendamping haji asal Provinsi Bengkulu berjumlah 1.943 orang, yang berangkat dari Embarkasi Haji Antara Bengkulu menuju Embarkasi Haji Padang, Sumatera Barat, lengkap dan tidak ada hal yang mencurigakan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Bengkulu melalui Kasi Lalu Lintas Keimigrasian Sutarmi, disela-sela clearance sebanyak 381 CJH kloter 5 Bengkulu yang tergabung dalam kloter 12 Padang, di Asrama Haji Bengkulu menyatakan, dari pemeriksaan berkas CJH selama lima hari rangkaian keberangkatan CJH melalui Bandara Fatmawati Bengkulu sebagai Embarkasi Haji Antara Bengkulu sejak 11 sampai 16 Juli, menuju Bandara Internasional Minang Kabau selaku Embarkasi Haji Padang dan selanjutkan diterbangkan ke Jeddah, tidak ada masalah ataupun temuan.

“Sesuai dengan tugas kita (Imigrasi,red) karena Bengkulu sebagai Embarkasi Haji Antara, pengecepan paspor CJH dilakukan di Bengkulu. Sehingga ketika berada di Embarkasi Padang, tinggal diberangkatkan saja lagi,” ujarnya, Selasa, (17/7/2019) malam.

Dikatakan, pengecekan dokumen keimigrasian CJH yang dilakukan pihak Imigrasi berupa, melakukan input data dan pengecapan paspor lalu diserahkan kepada pihak Kementrian Agama (Kemenag) untuk dibagikan kembali kepada CJH bersangkutan yang dikumpulkan di aula yang steril area sebagai ruang tunggu.

Kemudian melakukan bording pas naik ke bis untuk diberangkatkan menuju pesawat di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

“Setelah CJH sampai di Bandara akan kembali diperiksa ketika naik ke pesawat menuju Bandara Internasional Minang Kabau, Padang dan selanjutnya berganti pesawat berangkat menuju Arab Saudi,” terangnya.

Lebih jauh ditambahkan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Keimigrasian, ketika CJH naik kedalam bis dan dinyatakan lengkap sebelum menuju Bandara Fatmawati, pihaknya melakukan penyegelan dengan menempelkan stiker di pintu masuk dan keluar dari kendaraan setempat, dengan tulisannya “Imigration Clearance.”

Sedangkan penyegelan tersebut, untuk mencegah adanya penumpang lain yang akan naik di jalan ketika perjalanan dari Asrama Haji menuju Bandara Fatmawati.

“Keberangkatan Haji ini standarnya internasionmal, sehingga semuanya harus steril, meski kita ketahui jarak antara Asrama Haji dengan Bandara Fatmawati, tidak begitu jauh. Tujuannya jangan ada penumpang lain yang naik di jalan,” tukasnya. (rep/red)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00