• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

kesra

Disnakeswan : Lindungi Peternak Sapi Bengkulu Dari Kerugian, Diminta Masuk AUST

20 February
17:23 2017
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Dalam rangka melindungi usaha ternak sapi petani dari berbagai kerugian, Kementerian Pertanian (Kementan ) RI telah mengeluarkan Asuransi Ternak Usaha Sapi (AUTS) yang diluncurkan sejak Oktober 2016 lalu di Bengkulu.

“AUST itu bertujuan untuk mendukung program Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab), dan menjaga ketersediaan daging sapi dan meningkatkan populasi ternak sapi,” ungkap Kabid Pengembangan Usaha Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu, Muhammad Iqbal, di Bengkulu.

Menurut Iqbal, asuransi khusus bagi peternak sapi ini, karena usaha ternak sapi tersebut memiliki resiko, baik itu  disebabkan karena dicuri, sakit ataupun musibah lainnya.

“Asuransi ini ditujukan khusus untuk sapi-sapi indukan yang berumur minimal 18 bulan dan maksmal 8 tahun. Sedangkan untuk anakan sapi dan pejantan bisa melalui asuransi mandiri,” ujarnya Senin, (20/2/2017).

Selain itu dijelaskan Iqbal, untuk biaya Asuransi ini juga di subsidi oleh pemerintah sebesar 80% dari Rp. 200 ribu atau hanya dibayarkan petani sebesar Rp. 40 ribu pertahun persatu ekor Sapi, dengan besaran klaim asuransi maksimal Rp 10 juta per polis asuransi.

“Dalam pelaksanaan asuransi ini Pemerintah memberikan subsidi, masa dengan Rp. 40 ribu setahun masyarakat peternak sapi tidak mau ikut program pemerintah ini,” katanya.

Disamping itu ditambahkan Iqbal, untuk operator yang dipercayakan untuk mengelola asuransi tersebut adalah asuransi Jasindo yang ada di Provinsi Bengkulu.

Dimana untuk wilayah Provinsi Bengkulu sendiri, ada dua kabupaten yang telah ikut dalam asuransi tersebut yaitu, di Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Bengkulu Tengah, dengan total jumlah akseptor sebanyak 168 polis asuransi per November 2016  lalu.

“Meski peserta asuransi bagi peternak sapi indukan tersebut masih minim, namun pihaknya optimis dalam tahun 2017 ini dapat mencapai target yang diinginkan, dengan mengikut-sertakan sebanyak 2000 sapi indukan sebagai peserta asuransi,” tutupnya.(rep/red)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00