• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Bengkalis Menempati Posisi ke Tiga Laka Lantas di Riau

13 February
19:26 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bengkalis : Tingginya angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di wilayah hukum Polres Bengkalis, sepanjang tahun 2019  menempati posisi ke 3 di Provinsi Riau.

Menyikapi kondisi ini, Kapolda Riau meminta jajaran satuan Polisi lalu lintas melakukan penertiban bagi pengendara dengan melakukan razia rutin setiap pagi dan sore hari bukan saja di kota Bengkalis tetapi juga di daerah Duri kecamatan Mandau dan. Kecamatan Pinggir karena termasuk rawan kecelakaan lalu lintas.

Terkait dengan pelaksanaan razia yang dilakukan Satuan Polisi Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bengkalis meskipun menuai protes warga, namun kegiatan rutin ini terus dilakukan agar vitalitas lakalantas berkurang.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, yang disampaikan  Kasat Lantas AKP Hairul Hidayat diruang media center lantas Kamis,(13/2/2020).

Kasat menyebutkan kegiatan razia yang dilakukan sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) karena sesuai Surat perintah (Seprin) yang di keluarkan Kasat.

"Kita melakukan razia sudah sesuai SOP, karena setiap melakukan kegiatan anggota sudah mendapat pengarahan dan juga anggota di lapangan juga dikomandoi oleh seorang perwira,"kata Kasat Lantas AKP Hairul Hidayat.

Dikatakan Hairul razia yang dilaksanakan hari ini tercatat yang melanggar Pasal 285/kelangkapan kendaraan 21 pelanggaran,Pasal 288/STNK 13 pelanggaran,Pasal 291/helm 22 pelanggaran, Pasal 280/TNKB  1 pelanggaran, Pasal 380/KIR  4 pelanggaran dan Pasal 289/sabuk pengaman 11 pelanggaran.

"Nah ini hanya dalam waktu 1 jam razia yang dilakukan jadi totalnya mencapai 72 pelanggaran,kalau kita lihat dari pelanggaran meskipun setiap hari dilakukan rata-rata masih banyak yang tidak menggunakan helm dan juga tidak melengkapi kelengkapan kenderaannya seperti kaca spion, lampu sain dan juga knalpot yang dirubah," kata Kasat.

Hairul Hidayat menyebutkan hari ini sempat ramai di perbincangkan di media sosial ada anggota yang melakukan razia sampai ke gang gang, di bantah Kasat, sebenarnya yang dilakukan anggotanya bukan di gang tapi masih berstatus jalan negara atau jalan Kabupaten.

"Kita masih lakukan di jalan negara atau jalan kabupaten karena ada markah jalan, sedangkan di jalan lingkungan juga bisa kita tilang karena datangnya dari jalan umum,"sebut kasat lagi.

Dasar dilakukan razia setiap harinya untuk menurunkan angka kecelakaan karena Bengkalis menempati urutan ke tiga di Riau.

"Kita sadari bahwa kecelakaan terjadi diawali dengan pelanggaran, jadi dengan kita melakukan penindakan semoga masyarakat sadar,karena sampai saat ini masih helm yang jadi pelanggaran terbanyak, kelengkapan kendaraan dan sabuk pengaman,"ucap Hairul Hidayat.

Hingga Februari 2020 ini, tercatat pelanggaran pengendara lalu lintas di Kabupaten Bengkalis sebanyak 4.393 kasus, 3.973 pengendara di tilang dan 420 teguran.

"Dengan kita lakukan penindakan-penindakan ini masyarakat semakin menyadari keselamatan berkendara seperti penggunaan helm. Pelanggaran tidak menggunakan helm ini masih menjadi pelanggar terbanyak. Kami selalu ingin mengingatkan masyarakat pengendara, di jam-jam ramai petugas disiagakan demi keselamatan masyarakat," katanya lagi.


00:00:00 / 00:00:00