• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Pelaku Karhutla di Desa Titiakar Bisa di Jerat Pasal Berlapis

11 February
21:13 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bengkalis : Pembakar Lahan yang menyebabkan Karhutla di Desa Titik Akar Hutan Samak yang diamankan Polres Bengkalis pada Sabtu (8/2/2020) kemarin sampai saat ini masih dalam pemeriksaan petugas. Pria berinisial HR alias Atiok akan dijerat pasal berlapis terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan perambahan Hutan Produksi Terbatas (HPT). 

Hal ini diungkap Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto kepada awak media, Selasa (11/2/2020) pagi. Menurut Kapolres saat ini Atiok masih dalam pemeriksaan penyidik Polres Bengkalis.

"Masih dalam pemeriksaan penyidik, terkait Karhulta yang di titik Akar. Tapi nanti tidak akan sampai disitu saja, kita juga akan jerat tersangka dengan pasal perambahan hutan, karena yang bersangkutan juga melakukan pembukaan lahan sawit di kawasan Hutan Produksi Terbatas," ungkap Kapolres.

Menurut dia, tekait ini Kasatreskrim Polres Bengkalis sudah melakukan olah TKP dan membawa saksi ahli. "Sudah kita dalami ini Kasat Reskrim sudah membawa saksi ahli dan olah TKP," ungkapnya.

Oleh karena itu tersangka HR atau Atiok tersebut akan dijerat dengan pasal berlapis, UU Pasal 108 Jo 92 Ayat (1) huruf a UU Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (PPPH) dan Pasal 108 Jo 92 Ayat (1) UU Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) serta Pasal 187 Jo Pasal 188 KUHPidana.

Sementara itu terkait temuan adanya Ilegal Loging saat tinjauan Karhutla oleh Kapolda beberapa waktu lalu sampai saat ini Polres Bengkalis masih melakukan penyelidikan. Dimana menurut Kapolres saat ini diduga pelaku ilegal loging di wilayah Hutan Samak sudah mengendap semua.

"Kalau ilegal loging kita harus betul betul bisa menangkap orang yang sedang membawa kayu olahan ini. Kita berupaya semaksimal mungkin mengungkap ini, kita kumpulkan informasi, dan minta tolong dengan masyarakat agar menginformasikan jika ada temuan aktifitas ini, kalau sekarang saya yakin para pelaku ilegal loging ini berhenti semua," tandasnya

00:00:00 / 00:00:00