• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Jenazah Korban TKI Teridentifikasi dan Dua Penampung TKI Diamankan Satpolair Polres Bengkalis

25 January
13:11 2020
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto pada Sabtu, 25 Januari 2020 pagi, menyebutkan bahwa pencarian korban Speed Boat tanpa nama yang mengangkut puluhan tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang di hantam gelombang dan tenggelam pada Selasa,21 Januari lalu masih terus di lakukan,  saat ini pencarian sudah beralih dari posisi lokasi tenggelamnya di perairan rupat utara kira kira 13 mil.

Pencarian Sabtu ini berlangsung sejak pukul 8 pagi dengan mengerahkan kapal yang sama seperti hari sebelumnya yakni dari armada kapal Satpolair Polres Bengkalis, Basarnas dan armada kapal dari TNI AL.

Kapolres Sigit Adiwuryanto menyebutkan untuk perkembangan hari ini disampaikan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai dan berdasarkan keterangan dari beberapa saksi bahwa korban yang berhasil ditemukan pada Kamis pukul 13:30 WIB  sudah teridentifikasi,  korban bernama Azizah jenis kelamin perempuan warga Batu Bara Sumatera Utara.

"Ya, untuk jenazah yang kita temukan pada hari kamis lalu sudah berhasil di identifikasi, namanya Azizah warga Batu Bara Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan pada hari ini pihak keluarganya sudah tiba di Dumai dan akan membawa pulang Jenazah Azizah," kata Kapolres.

Kapolres Sigit Adiwuryanto yang tak kenal lelah meskipun baru terjun padamkan api di Rupat Utara dan masih berada dilokasi pencarian sejak Rabu lalu menyebutkan pihak kepolisian satuan polisi perairan Polres Bengkalis telah mengamankan dua orang yang diduga sebagai penampung TKI, yang keduanya adalah warga Kecamatan Rupat Utara.

"Kedua orang ini adalah pelaku yang bertugas sebagai pengumpul TKI yang akan di berangkatkan  terdiri dari seorang pria berinisial R alias Revo (52 tahun) warga Desa Sungai Cingam, Kecamatan Rupat Utara dan seorang wanita berinisial M alias Linda (39 tahun) warga Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis," Kata Kapolres saat dihubungi.

Selain dua tersangka ini dikatakannya masih didalami keberadaan tekong yang membawa speed boat tanpa nama ini, berdasarkan keterangan dari dua tersangka yang sudah diamankan bahwa tekong dikabarkan masih selamat, saat ini pihak kepolisian masih memastikan apakah tekong tersebut selamat atau tidak, nama tekongnya salah satu adalah berinisial S. 

" Jadi perkembangan saat ini meskipun sampai pagi ini masih nihil dijumpai tanda tanda atau korban lainnya, kita sudah berhasil mengidentifikasi korban yang ditemukan Kamis lalu, dan juga sudah mengamankan dua tersangka yang diduga berperan sebagai penampung serta saat ini kita lagi proses untuk mendeportasi satu orang warga Bangladesh untuk dipulangkan ke negara asalnya," kata Kapolres yang didamping Kasat Polair AKP Rahmad Hidayat.

Seperti diberitakan sebelumnya satu unit kapal yang membawa puluhan calon TKI ilegal tenggelam di perairan Rupat Utara. Kapal nahas itu berangkat dari Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau dengan tujuan Malaysia. Namun, kapal yang berangkat pada Selasa malam (21/1/2020) itu dilaporkan karam, diduga akibat kelebihan muatan dan dihantam gelombang tinggi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00