• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Publik

Wagub Tinjau Lapas Bengkalis, Kondisi Lapas Sangat Sempit

19 November
16:45 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Wakil Gubernur  Riau (Wagubri) Edi Natar Nasution bersama rombongan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Bengkalis didamping Ketua DPRD Bengkalis mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan  (Lapas) Kelas II A Bengkalis Selasa, (19/11/2019).  

Rombongan Wagubri tiba di Lapas sekitar pukul 10.15 WIB yang di sambut Kepala Lapas kelas II A Maizar didampingi pejabat di Lapas, Wagubri juga disambut dengan tradisi pencak silat dari warga binaan.

Kehadiran Wagubri ini dimaksudkan untuk melihat dari dekat kondisi lapas yang berpenghuni lebih dari 1600 orang sementara Lapas Bengkalis kapasitasnya hanya 392 orang.

Wagubri bersama rombongan meninjau semua ruangan dan bukan hanya itu Wagubri dan Ketua DPRD Bengkalis bukan hanya berbicara di balik terali besi dengan para napi tetapi beliau masuk keruangan para napi.

" Ya setelah kita melihat-lihat tadi ruangan "Setelah melihatnya, kami prihatin dengan kondisi yang disampaikan ini, kapasitasnya hanya 392 orang namun saat ini diisi dengan 1.600 orang lebih, tentu sangat memprihatinkan. Meskipun hampir semua kondisi Lapas seperti itu," ungkap Wagubri Edi Natar Nasution didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Maizar disela-sela mengunjungi Lapas Kelas IIA Bengkalis, Jalan Pertanian, Selasa (19/11/2019).

Dari 1.600 orang lebih napi di Lapas Bengkalis ini, 87 persen penghuninya adalah merupakan perkara dari tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

"Harus ada upaya-upaya daerah untuk mengatasi kondisi Lapas melebihi kapasitas ini, akan tidak semudah yang dibayangkan, salah satunya adalah landasan hukum dan harus sesuai ketentuan. Meskipun itu niat baik, belum tentu menjadi kebaikan. Tidak sesuai aturan akan menyebabkan masalah," katanya lagi.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, H. Khairul Umam turut mendampingi Wagubri Edi Natar Nasution, juga mengaku turut prihatin dengan kondisi kapasitas Lapas yang ada saat ini. 

Mengatasi persoalan tersebut, juga sudah ada dilakukan upaya dengar pendapat, Lapas Kelas IIA mengusulkan agar bangunan hunian para napi ditingkatkan dengan anggaran sekitar Rp6 miliar. Khairul Umam juga akan berusaha memperjuangkan anggaran itu dan kembali melakukan koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Dan insyaallah akan kami perjuangkan itu, untuk anggaran tahun 2020 mendatang dan akan dikonsultasikan kembali dengan TAPD, karena dari usulan sebesar Rp6 miliar sudah ada persetujuan sebesar Rp1 miliar. Dengan melihat kondisi kapasitas Lapas dari dekat ini, penambahan anggaran bisa jadi pertimbangan," imbuhnya.

Turut mendampingi Wagubri Edi Natar melakukan kunjungan ke Lapas ini, Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Timmy Prasetya Hermianto dan staf ahli bupati Holongan dan rombongan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00