• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Publik

Bersama Maizar, Lapas Bengkalis Terus Berinovasi dan Raih Prestasi

18 November
22:40 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis yang terletak di Jalan Pertanian Bengkalis terus melakukan perubahan terutama dalam pelayanan baik untuk narapidana (napi) maupun pengunjung dan juga  informasi.

Dibawah pimpinan Maizar, lapas Bengkalis pantas dapat acungan jempol karena dalam waktu kurang lebih 1 tahun sudah 5 penghargaan dari berbagai kategori yang diraih.

Penghargaan tersebut yaitu, pelayanan publik berbasis hak asasi manusia (HAM), penghargaan secara individu sebagai Kepala Lapas Kreatif dan Inovatif dalam Melaksanakan Tugas.

Kemudian, Lapas Kelas IIA Bengkalis sebagai Kategori UPT Terbaik Dibidang Informatif, lalu penghargaan keempat adalah upaya penggagalan peredaran narkotika, dan beberapa waktu lalu diserahkan penghargaan dari Kantor Wilayah (Kanwil) sehubungan dengan masuknya nominasi wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).

"Alhamdulillah, sejak saya bertugas di Lapas ini terhitung sejak 21 Oktober 2018 sampai dengan sekarang sudah meraih lima penghargaan yang berhubungan dengan pelayanan," ungkap Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Maizar kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (18/11/2019) siang.

Dibagian lain Maizar juga menyebutkan, pihaknya sedang membuat terobosan berupa inovasi baru, self service atau maksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Sebelumnya dikenal dengan sebutan "Wak Atan Beres" (waktunya awak tanya bebas dan remisi) menggunakan sidik jari napi atau warga binaan, namun kedepan kemungkinan mulai besok (Selasa-red) akan dibuat sidik jari terhadap pengunjung khusus dari keluarga inti napi. 

"Di luar akan disediakan "Wak Atan Beres" dengan menggunakan sidik jari dari keluarga inti dan terkoneksi dengan sistem. Keluarga bisa langsung melihat kapan suami, istri, anak, atau adiknya bebas atau mendapatkan remisi,apa saja jadi tidak hanya napi tapi keluarga inti napi pun dah bisa" kata Maizar lagi.

Kemudian sambungnya, Lapas Bengkalis mulai Selasa (19/11/2019) juga akan menyediakan barcode untuk layanan survei indeks kepuasan masyarakat dan indeks persepsi korupsi. Pengunjung bisa menggunakan ponselnya memindai barcode dan bisa mengisi survei kemudian hasilnya langsung dikirim ke Balitbang di Jakarta. 

"Pengunjung juga kami imbau untuk memberikan penilaiannya terhadap layanan di Lapas Bengkalis. Dan untuk surve pengunjung ini, akan mulai diterapkan mulai besok," imbuh Maizar.

Caranya bisa dilihat di ruang tunggu pengunjung, hanya dengan mendownload "play store" dan ambil aplikasinya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00