• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kadis Perdagperin : Kelangkaan Gas Elpiji Tetap Akan Dicari Penyebab Pasti

15 November
08:56 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis H.Indra Gunawan tetap akan mencari penyebab pasti terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kg di masyarakat.

Hal ini dikatakan Indra saat berbincang bincang bersama wartawan di Kantin Disdagperin usai melaksanakan gotong royong di kantornya, Kamis, (14/11/2019) pagi.

Dikatakan Indra Gunawan bahwa dengan kelangkaan gas elpiji saat ini apakah disebabkan banyaknya permintaan atau meningkatnya kebutuhan ataupun masyarakat banyak mencari gas elpiji yang harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan gas non subsidi.

"Saya juga tidak tau terkadang ada permintaan yang tinggi. Apakah permintaan atau kebutuhan diakhir ahir ini meningkat sehingga mereka mencari elpiji yang murah apalagi hanya separuh harga,dibandingkan dengan gas elpiji 5 kg atau 12 kg"ungkap Kadisdagperin Indra Gunawan sambil memberikan gambaran perbandingan harga. 

Dikatakan mantan Staf Ahli Bupati Bengkalis ini, jika ada usaha seperti rumah makan yang besar menggunakan gas 3 kg ini itu artinya ingin mendapatkan keuntungan yang besar. 

"Kalau di elpiji ini, itu bisa mendapat keuntungan lebih besar, karena separuh harga. Dibanding dengan dengan gas yang ukuran 5,5 kg atau yang 12 kg. Kenapa mereka mencari yang kecil, lantaran gas elpiji 3 kg itu karena harganya hanya Rp21 ribu hingga Rp25 ribu per tabungnya,"ungkap Indra Gunawan lagi.

Indra Gunawan yang juga pernah menjabat Kadis Pasar dan Pertamanan Kabupaten Bengkalis ini menyebutkan kemungkinan penyebab kelangkaan salah satunya disebabkan karena hal tersebut.

"Ditambah lagi jika ada oknum yang menjual lagi ke pengepul atau kedai kedai kecil, sehingga gas elpiji 3 kg itu bisa dijual 25-26 ribu. Disitu kadang kadang terjadi kelangkaan,"ucap Indra Gunawan lagi.

Diutarakan Kadisdagperin lagi, dengan kelangkaan ini, diduga memang ada permintaan yang tinggi. Disinggung apakah ada tindakan tegas dari Disdagperin. Indra Gunawan menerangkan soal penindakan tegas itu tidak gawenya, Disdagperin hanya melakukan pemantauan dan melaporkanya.

"Dan masalah gas elpiji ini, kami sudah ada ide, bersama kepala bidang, pihak Pertamina dan para agen gas elpiji ini, Apakah ada nanti semacam kuota tertutup, dan apakah bisa diterapkan serta ada pembatasan-pembatasan seperti apa. Karena saya nilai selama ini bebas. Asal ada KTP di Bengkalis bisa aja mengambil gas tersebut. Itu yang akan kita bicarakan dengan kawan-kawan di Pertamina maupun para agen tabung gas itu sendiri,"pungkasnya

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00