• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Kejari Bengkalis Akan Kembangkan Terkait Dugaan Penipuan Rekanan Terhadap Pemilik Toko Bangunan di Bangkalis

8 November
22:01 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Setelah melalui tahapan persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, dengan mendengarkan sejumlah saksi kasus dugaan penipuan bahan material proyek Rumah Layak Huni (RLH) 100 unit tahun 2017 di Provinsi Riau melalui kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Republik Indonesia kegiatan proyek   rumah khusus Riau 1 di desa Mangkirau Kabupaten Kepulauan Meranti , dengan merugikan pihak Toko Bangunan Timur Jaya mencapai Rp2.8 Milyar.

Sepertinya akan muncul tersangka baru, karena dari fakta persidangan Kamis,(7/11/2019) dengan menghadirkan saksi dari Direktur PT. Harapan Tri Guna (HTG) bernama Hendra Gunawan, dalam kesaksiannya di hadapan Majelis Hakim mengaku selalu tidak tahu, dari setiap pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Sedangkan, dari berbagai kegiatan yang dilakukan pihak PT. HTG tersebut, termasuk mendapatkan proyek tender berupa 100 unit RLH tahun 2017 lalu dengan anggaran Rp 16,3 Milyar lebih itu, Direktur PT. HTG Hendra Gunawan merupakan orang yang bertanggung-jawab penuh.

Selain itu, saksi Hendra Gunawan ini juga mengaku dihadapan Majelis Hakim, bahwa perusahaan tidak profesional, karena perusahaan yang telah berdiri sejak 2004 selam, setiap bulannya tidak pernah menggelar progres kerja.

Namun begitu, Kajari Bengkalis melalui Kasi Pidum Iwan Roy Charles ketika dihubungi mengatakan, bahwa sesuai fakta dipersidangan kemarin tersebut, pihaknya masih melakukan pendalam, apakah akan muncul tersangka baru apa tidak.

“Terkait hal ini (akan muncul tersangka baru-red) bisa saja terjadi. Namun kita tetap selektif dan profesional dalam menangani dugaan penipuan ini, agar jangan sampai ada pihak-pihak yang dirugikan dalam perkara ini, “ungkapnya, Jum’at (08/11/2019) jelang siang.

Sebelumnya, dugaan seorang pelaku penipuan warga Kelapapati Darat Mohd. Daniel, terhadap Toko Bangunan Timur Jaya, dengan kerugian Rp2.874.223.750 atau 2,8 Milyar lebih, dihadirkan dalam sidang dengan agenda mendengarkan saksi dari Direktur PT. HTG Hendra Gunawan, Kamis (07/11/2019) petang kemarin.

Dalam kesaksian Direktur Hendra Gunawan ini, sering kali mengatakan tidak tahu persoalan di perusahaannya. Karena kakak iparnya (M. Daniel-terdakwa) meminjam perusahaan untuk melaksanakan proyek RLH yang telah dimenangkan.

Bahkan, saksi ini sempat dibentuk oleh Majelis Hakim, lantaran belum selesai pertanyaan yang dilontarkan, saksi Hendra Gunawan ini sering memotong.

Sidang ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Annisa Sitawati didampingi dua hakim anggota Mohd. Risky Mismar dan Aulia F. Widhola. Sedangkan terdakwa Mohd. Daniel kuasa hukumnya Khairul Majid‎, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis Eriza Susila.

Sidang ini, menurut JPU Eriza Susila akan dilanjutkan pada hari Rabu (13/11/2019) pekan depan dengan agenda tuntutan dari JPU, “Rabu agenda tuntutan dari kita, “ungkapnya singkat ketika dihubungi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00