• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Publik

Lapas Bengkalis Gelar Sosialisasi dan FGD Terkait RUU Pemasyarakatan

26 September
20:21 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis Kamis, (26/9/2019) undang sejumlah Mahasiswa, LSM dan Media dengan tujuan untuk mensosialisasikan dan Berdiskusi terkait dengan revisi undang undang Pemasyarakatan.

Kepala Lapas  Kelas IIA Bengkalis Maizar menyebutkan bahwa sosialisasi dan Forum Grup Diskusi (FGD) Rancangan UU Pemasyarakatan, Lapas  mengundang mahasiswa STAIN, Politeknik dan STIE.

Sosialisasi dan diskusi ini, dipimpin oleh Kepala Lapas Bengkalis Maizar, di ruang rapat jalan Pertanian lantai II Kantor Lapas Bengkalis, yang juga dihadiri sejumlah LSM di Kabupaten Bengkalis.

Usai melakukan diskusi dan sosialisasi, mahasiawa ketiga perguruan tinggi di Kabupaten Bengkalis tersebut, mendatangani dukungan RUU Pemasyarakat untuk bisa disahkan.

Sementara itu, Kalapas Maizar mengatakan, bahwa RUU Pemasyarakatan yang akan segera disahkan di DPR RI tersebut dilakukan sosialisasi, agar masyarakat mengerti, bahwa UU Nomor 12 tahun 1995 itu, memang sudah harus diganti dengan disesuaikan dengan zamannya.

"Karena sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan hukum masyarakat. Dan juga belum mengatur secara utuh kebutuhan pelaksanaan tugas pemasyarakat, "ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Selain itu, lanjut Maizar,  lama itu masih terjadi kekeliruan (tumpang tindih) pemahaman tentang definisi ataupun makna Pemasyarakatan, dan tujuan yang akan dicapai dalam penyelenggaraan sistem pemasyaraat.

"Oleh karena itu, sangat penting dan mendesak, untuk segera dilakukan perubahan UU Pemasyarakatan. Karena proses perubahan itu sejak tahun 2003 lalu melalui pembahasan internal Ditjenpas, 200-2011 penyusunan draf, 2016 tahap pembahasan lintas Kementrian, 2017 pembahasan Pemerintah dan DPR, "ujar dia.

Sementara itu, salah satu mahasiswa STIE Rezki Istika Putra saat diwawancara merasa puas dengan apa yang telah dilakukan pihak Lapas, dengan melakukan sosialisasi RUU Pemasyarakat ini.

"Jadi, setelah kita mendengarkan penjelasan kenapa sebabnya UU Pemasyarakat lama harus diganti itu, karena mungkin sudah tidak efisien, maka saya setuju untuk diganti, "ungkapnya.

Sama halnya dengan yang dikatakan salah seorang mahasiswi Politeknik Negeri Bengkalis Nurjanah jurusan teknik semester III B, rancangan undang-undang tersebut bagus diperbaharui sekarang karena yang lama sudah tidak relevan lagi.

"Ya bagusnya rancangan undang-undang tersebut diperbarui sekarang, karena banyak yang sudah tidak relevan lagi,"kata Nurjanah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00