• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Jum'at Pagi Kabut Asap di Pulau Bengkalis Mulai Menipis, Sekolah Masih di Liburkan

20 September
20:17 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Kabut asap di kota Bengkalis pagi hingga siang ini mulai menipis. Sinar matahari sudah terlihat sejak pagi di kota Bengkalis, Jumat (20/9/2019).

Bahkan sejumlah warga kota Bengkalis yang keluar rumah sudah mulai tidak menggunakan masker. Andri salah satu warga Bengkalis melintas jalan Tandun membenarkan kondisi udara hari ini cukup cerah dari sebelumnya.

"Iya cukup cerah, jauh lebih baik kondisinya dari pada hari sebelumnya. Sudah nampak matahari dibandingkan semalam masih gelap kalau pagi," ungkap Andri.

Pihaknya berharap kondisi ini bisa membaik beberapa hari ke depan. Sehingga masyarakat terbebas dari asap lagi," ungkapnya.

Meskipun kondisi kabut asap sudah mulai berkurang di pagi ini, namun siswa sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih diliburkan. Hal ini diungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Bengkalis Agusilfirdimalis kepada wartawan, Jumat (20/9/2019) siang.

"Kemarin kita masih menambah libur siswa hingga Sabtu ini. Jadi hari ini siswa masih libur meskipun kita lihat untuk kota Bengkalis memang sudah mulai sedikit membaik, kabut asap menipis hari ini," pungkasnya.

Tidak hanya di kota Bengkalis, kondisi membaik juga terjadi di Mandau dan Pinggir. Kondisi kabut asal di sana juga sudah menipis.

"Kita berharap bisa membaik sampai hari senin. Sehingga anak sekolah bisa berjalan secara maksimal," pungkasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SMA di Bengkalis Zulfahmi. Menurut dia siswa SMA juga sampai hari ini masih diliburkan.

"Kita merujuk dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, karena siswa SD dan SMA Bengkalis libur sampai Sabtu kita juga perpanjang libur hingga Sabtu ini," pungkasnya.

Melihat kabut asap hari ini sudah mulai berkurang, pihaknya memprediksi kemungkinan senin ini bisa membaik. Sehingga siswa bisa kembali aktif belajar mengajar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00